Apa Itu Perawatan Intensif, Kapan, dan Bagaimana Prosesnya?

Apa Itu Perawatan Intensif, Kapan, dan Bagaimana Prosesnya?

Ketika kondisi kesehatan seseorang menurun drastis, tak jarang dokter menyarankan perawatan intensif. Memahami arti dan prosedur perawatan ini bisa sangat membantu dalam pengambilan keputusan.

Perawatan ini bukan sekadar istilah medis yang rumit, tapi merupakan bentuk perhatian khusus terhadap pasien yang membutuhkan pemantauan dan tindakan medis serius secara terus-menerus.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari hal-hal penting seputar perawatan intensif, mulai dari pengertiannya, indikasi medis, hingga alternatif yang kini mulai diterapkan di rumah.

Apa Itu Perawatan Intensif?

Apa Itu Perawatan Intensif?
Apa Itu Perawatan Intensif?

Perawatan intensif adalah bentuk perawatan medis tingkat lanjut yang diberikan kepada pasien dengan kondisi kritis atau berisiko tinggi mengalami komplikasi serius.

Biasanya, pasien yang dirawat di ruang perawatan berada dalam kondisi yang tidak stabil, dan memerlukan alat bantu serta pengawasan tenaga medis selama 24 jam.

Fasilitas ini umumnya tersedia di rumah sakit dalam bentuk ICU (Intensive Care Unit), NICU (untuk bayi baru lahir), atau PICU (untuk anak-anak).

Meski begitu, kini perawatan ini dalam skala terbatas mulai tersedia untuk dilakukan di rumah, tergantung pada kondisi pasien.

Baca juga: Langkah Mudah Pesan Dokter Panggil ke Rumah Jakarta via WhatsApp

Kapan Anda atau Orang Terdekat Membutuhkan Perawatan Intensif?

Kapan Anda atau Orang Terdekat Membutuhkan Perawatan Intensif?
Kapan Anda atau Orang Terdekat Membutuhkan Perawatan Intensif?

Perawatan intensif bukan untuk semua pasien. Layanan ini hanya direkomendasikan jika kondisi pasien termasuk dalam kategori darurat medis atau berpotensi memburuk dalam waktu singkat.

Ini beberapa contoh situasi yang memerlukan perawatan ini antara lain:

  • Pasien yang mengalami serangan jantung atau stroke akut.

  • Pasien pasca operasi besar yang membutuhkan pemulihan intensif.

  • Pasien dengan gangguan organ vital, seperti gagal napas, ginjal, atau hati.

  • Pasien dengan infeksi berat seperti sepsis.

  • Cedera serius akibat kecelakaan lalu lintas atau trauma kepala.

Jika Anda memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit kronis, penting untuk memahami gejala-gejala yang bisa berkembang menjadi kondisi gawat darurat agar bisa segera mendapatkan perawatan yang tepat.

Apa yang Terjadi Selama Perawatan Intensif?

Apa yang Terjadi Selama Perawatan Intensif?
Apa yang Terjadi Selama Perawatan Intensif?

Perawatan intensif melibatkan pengawasan dan intervensi medis berkelanjutan. Tim medis akan memantau kondisi pasien secara ketat melalui berbagai alat, seperti monitor jantung, ventilator, dan infus otomatis.

Beberapa tindakan yang umum dilakukan selama perawatan ini meliputi:

  • Pemasangan alat bantu pernapasan

  • Pemantauan tekanan darah, detak jantung, dan saturasi oksigen

  • Pemberian obat-obatan melalui infus

  • Pemeriksaan darah dan organ vital secara berkala

  • Koordinasi antar dokter spesialis

Bagi Anda yang memiliki peran sebagai pendamping atau keluarga pasien, memahami prosedur ini bisa membantu Anda menjalani proses ini dengan lebih tenang dan siap.

Apakah Perawatan Intensif Bisa Dilakukan di Rumah?

Dengan berkembangnya layanan kesehatan berbasis teknologi, beberapa jenis perawatan intensif kini bisa dilakukan di rumah, terutama untuk pasien yang sudah menunjukkan tanda-tanda stabil tapi tetap membutuhkan pengawasan ketat.

Perawatan ini meliputi:

  • Pengawasan tekanan darah dan saturasi oksigen

  • Terapi infus atau oksigen di rumah

  • Perawatan luka atau kateter

  • Monitoring lanjutan pasca rawat ICU

  • Terapi nutrisi dan pendampingan rehabilitasi

Bagi Anda yang memiliki orang tua lansia, ini bisa menjadi alternatif yang lebih nyaman dan terjangkau dibandingkan rawat inap berulang kali.

Dampak Emosional dan Psikologis

Bukan hanya pasien, Anda sebagai keluarga juga akan merasakan tekanan emosional selama proses perawatan berlangsung. Tidak jarang rasa khawatir, lelah, dan ketidakpastian menjadi bagian dari hari-hari Anda.

Untuk itu, penting bagi Anda untuk tetap menjaga komunikasi yang baik dengan tim medis, mencari dukungan emosional dari orang-orang terdekat, dan tetap merawat kesehatan mental Anda.

Ingat, pemulihan pasien juga bisa dipengaruhi oleh dukungan yang diterima dari lingkungan sekitarnya.

Selain meminimalkan risiko infeksi nosokomial (infeksi dari rumah sakit), perawatan di rumah juga menjaga pasien tetap berada di lingkungan yang familiar.

Tidak semua kondisi kritis harus ditangani di rumah sakit. Untuk Anda yang mencari solusi lebih personal dan praktis, Homecare Lansia menyediakan layanan panggil dokter ke rumah khusus untuk pasien lansia atau keluarga yang memerlukan perawatan intensif ringan di rumah.

Dengan tenaga medis profesional dan peralatan medis portabel, Homecare Lansia siap memberikan layanan perawatan langsung di rumah Anda. Mulai dari cek kondisi vital, pemberian infus, hingga perawatan luka.

Hubungi Homecare Lansia sekarang dan rasakan kemudahan merawat dengan kasih sayang di rumah sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Home Care Lansia Official

Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka

Promo Jangan tampilkan lagi Saya Ikut
Chat WhatsApp
WhatsApp