Stroke sering kali membuat seseorang kehilangan sebagian kemampuan motorik, termasuk kemampuan menelan.
Bagi pasien yang mengalami kondisi ini, makan dengan cara biasa bisa sangat berisiko karena dapat memicu tersedak hingga aspirasi.
Di sinilah makanan sonde untuk stroke menjadi solusi praktis dan aman untuk memastikan pasien tetap mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan.
Jika Anda sedang merawat anggota keluarga dengan kondisi ini di rumah, memahami cara pemberian makanan sonde akan membantu proses pemulihan mereka lebih optimal.

Pernahkah Anda melihat pasien stroke yang tampak takut menelan makanan karena khawatir tersedak? Kondisi ini disebut disfagia, dan cukup sering terjadi setelah serangan stroke.
Jika dipaksakan makan biasa, risiko aspirasi atau makanan masuk ke paru-paru akan meningkat, yang bisa berbahaya bagi kesehatan.
Di sinilah makanan sonde untuk stroke berperan penting. Dengan pemberian nutrisi melalui selang nasogastrik (NGT), makanan bisa langsung masuk ke lambung tanpa melewati proses menelan.
Cara ini aman, efektif, dan membantu Anda memastikan orang terdekat tetap mendapatkan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya.

Memilih jenis makanan yang tepat adalah langkah penting agar pasien tetap sehat selama masa pemulihan.
Bagi Anda yang sedang merawat pasien di rumah, berikut beberapa opsi makanan sonde untuk stroke yang bisa digunakan.
Produk ini diformulasikan secara medis untuk pasien dengan gangguan menelan. Keunggulannya antara lain:
Teksturnya cair dan steril
Kandungan gizi lengkap dan terukur
Praktis digunakan di rumah
Jika Anda ingin membuat sendiri, pastikan bahan yang digunakan memiliki gizi seimbang. Berikut contoh kombinasinya:
Karbohidrat: nasi, kentang, atau ubi kukus
Protein: ayam, ikan, tahu, tempe, atau telur
Sayuran dan buah: wortel, labu, bayam, apel, dan pepaya
Lemak sehat: minyak zaitun atau santan encer
Semua bahan ini harus diblender sampai benar-benar halus, kemudian disaring agar tidak menyumbat selang sonde. Anda juga bisa menambahkan kaldu atau air matang untuk mendapatkan tekstur yang sesuai.
Dalam beberapa kondisi, dokter bisa merekomendasikan suplemen cair tinggi kalori dan protein. Suplemen ini berguna untuk pasien yang sulit mencapai kebutuhan nutrisi harian hanya dari makanan biasa.
Baca juga: Contoh Menu Makanan Sonde yang Bergizi untuk Perawatan Pasien di Rumah

Selain memilih makanan sonde untuk stroke yang tepat, cara pemberian juga harus benar agar aman dan efektif.
Memberikan makanan lewat sonde tidak boleh sembarangan. Kesalahan kecil bisa berakibat serius, seperti sumbatan atau aspirasi. Maka dari itu, Anda perlu memahami langkah-langkah dasarnya. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:
Ikuti jadwal pemberian dari dokter. Biasanya setiap 3–4 jam sekali, dengan porsi yang sudah diatur. Hindari memberikan terlalu banyak dalam satu kali pemberian.
Posisi pasien harus tegak atau setidaknya 30–45 derajat. Posisi ini mencegah risiko aspirasi. Tahan posisi ini sekitar 30 menit setelah pemberian selesai.
Jaga kebersihan peralatan. Selang sonde, spuit, dan wadah makanan harus bersih. Setelah selesai, siram selang dengan air hangat untuk menghindari sumbatan.
Pantau reaksi pasien. Jika muncul kembung, mual, atau muntah, hentikan sementara pemberian dan konsultasikan ke tenaga medis.
Dengan langkah-langkah ini, Anda bisa membantu orang terdekat tetap mendapatkan asupan gizi yang aman dan mendukung pemulihan mereka.
Pemenuhan gizi yang tepat sangat memengaruhi proses penyembuhan pasien. Itulah mengapa pemilihan makanan sonde untuk stroke tidak bisa sembarangan. Nutrisi yang seimbang akan:
Menjaga daya tahan tubuh tetap optimal
Membantu perbaikan jaringan dan fungsi saraf
Mendukung energi untuk terapi fisik dan aktivitas ringan
Dengan asupan yang cukup, pasien memiliki peluang lebih besar untuk kembali beraktivitas seperti sedia kala. Anda sebagai pendamping juga bisa lebih tenang karena kebutuhan gizi mereka terpenuhi setiap hari.
Merawat pasien stroke di rumah memang membutuhkan kesabaran, terutama ketika harus menyiapkan dan memberikan makanan sonde untuk stroke secara rutin.
Jika Anda merasa kewalahan atau khawatir salah prosedur, Anda bisa memanfaatkan layanan profesional.
Melalui Homecare Lansia, Anda dapat menggunakan layanan panggil dokter ke rumah. Mereka siap membantu pemasangan selang sonde, memantau kondisi pasien, dan memberikan arahan perawatan harian.
Dengan bantuan ini, Anda bisa merasa lebih tenang karena perawatan orang tersayang tetap optimal tanpa harus sering ke rumah sakit.
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka