Merawat pasien dengan kateter di rumah memang membutuhkan perhatian ekstra. Salah satu hal penting yang sering diabaikan adalah pemilihan ukuran selang kateter.
Ukuran yang tepat bukan hanya membuat pasien merasa nyaman, tapi juga mencegah risiko infeksi. Artikel ini akan membantu Anda memahami ukuran selang kateter beserta tips perawatannya agar lebih aman di rumah.

Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rasanya memakai kateter yang tidak pas ukurannya?
Rasa nyeri, tidak nyaman, hingga risiko tersumbat bisa terjadi jika ukuran selang tidak sesuai. Itulah mengapa ukuran selang kateter harus diketahui sejak awal.
Dalam dunia medis, ukuran kateter menggunakan satuan French (Fr). Semakin besar angkanya, semakin besar pula diameternya. Misalnya, ukuran 12 Fr lebih kecil daripada 16 Fr.
Untuk pasien dewasa, biasanya digunakan ukuran 14–16 Fr, sedangkan anak-anak 6–10 Fr. Memahami ukuran ini akan memudahkan Anda dalam merawat pasien di rumah tanpa risiko yang tidak diinginkan.
Baca juga: Perawatan Pasien Lebih Mudah dengan Sonde Selang Makan

Bingung memilih jenis kateter yang tepat? Tenang, setiap jenis kateter memiliki fungsinya sendiri dan ukuran selang kateter yang berbeda.
Dengan mengenal jenisnya, Anda bisa lebih mudah menentukan mana yang sesuai dengan kondisi pasien.
Kateter foley
Digunakan untuk pemakaian jangka menengah hingga panjang. Ukuran yang umum untuk dewasa adalah 14–16 Fr, sedangkan anak-anak 8–10 Fr.
Kateter intermiten
Hanya digunakan sesekali untuk mengosongkan kandung kemih. Ukurannya berkisar 8–16 Fr dan relatif mudah dilepas-pasang.
Kateter suprapubik
Dipasang melalui perut menuju kandung kemih. Ukuran selang kateter ini mirip Foley, namun penentuannya sangat bergantung pada kondisi medis pasien.
Baca juga: Cara Menggunakan dan Merawat Selang Kateter di Rumah Tanpa Risiko Infeksi

Memilih ukuran kateter itu ibarat memilih kunci yang pas untuk sebuah pintu, kalau salah, bisa merepotkan.
Karena itu, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut sebelum menggunakan ukuran selang kateter di rumah.
Ikuti saran dokter karena kondisi setiap pasien berbeda.
Pertimbangkan usia pasien, bayi dan anak-anak membutuhkan ukuran yang lebih kecil.
Perhatikan kondisi kesehatan pasien, seperti adanya pembesaran prostat yang memengaruhi kelancaran aliran urine.
Dengan ukuran yang tepat, pasien akan lebih nyaman, dan risiko penyumbatan maupun cedera dapat diminimalkan.
Merawat kateter di rumah sebenarnya tidak sulit jika Anda tahu langkahnya.
Perawatan rutin bukan hanya menjaga kebersihan, tapi juga memperpanjang masa pakai kateter dan mengurangi risiko infeksi. Berikut tipsnya:
Cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh kateter untuk mencegah masuknya bakteri.
Bersihkan area sekitar uretra atau lokasi pemasangan kateter dengan sabun lembut dan air hangat setiap hari.
Pastikan kantong urine selalu berada di bawah kandung kemih agar aliran urine lancar.
Periksa kondisi urine dan selang kateter setiap hari, termasuk warna, kejernihan, dan bau urine.
Jika urine berwarna keruh, berbau tajam, atau pasien merasa nyeri, segera hubungi tenaga medis.
Merawat pasien dengan kateter bisa terasa melelahkan, apalagi jika Anda baru pertama kali melakukannya.
Jika Anda ragu dalam memilih ukuran selang kateter yang tepat atau ingin memastikan perawatan berjalan aman, Anda bisa mengandalkan layanan panggil dokter ke rumah dari Homecare Lansia.
Dengan layanan ini, dokter atau perawat berpengalaman akan datang ke rumah untuk memeriksa kondisi pasien, membantu penggantian kateter, dan memberikan edukasi perawatan yang benar.
Anda pun bisa lebih tenang karena pasien mendapatkan perawatan profesional tanpa harus keluar rumah. Pastikan kenyamanan pasien di rumah dengan layanan profesional Homecare Lansia. Hubungi kami segera!
Ditinjau secara medis oleh:
dr. Dimas Widi Anugrah
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka
One thought on “Kenali Ukuran Selang Kateter agar Perawatan Lebih Mudah dan Aman”