Berapa Biaya Infus Zat Besi Ibu Hamil? Ini Penjelasan dan Manfaatnya

Berapa Biaya Infus Zat Besi Ibu Hamil? Ini Penjelasan dan Manfaatnya

Selama masa kehamilan, kebutuhan zat besi meningkat pesat untuk mendukung pembentukan sel darah merah dan pertumbuhan janin. Namun, tidak semua ibu hamil bisa memenuhi kebutuhan tersebut hanya dari makanan atau suplemen oral. Di sinilah infus zat besi menjadi solusi yang direkomendasikan dokter.

Sebelum menjalaninya, penting bagi Anda mengetahui biaya infus zat besi ibu hamil, manfaatnya, efek samping, serta kapan waktu terbaik untuk melakukannya.

Berapa Biaya Infus Zat Besi Ibu Hamil?

Berapa Biaya Infus Zat Besi Ibu Hamil?
Berapa Biaya Infus Zat Besi Ibu Hamil?

Secara umum, biaya infus zat besi ibu hamil di Indonesia bervariasi tergantung pada tempat dan jenis sediaan zat besi yang digunakan. Di rumah sakit atau klinik swasta, biayanya biasanya berkisar antara Rp500.000 hingga Rp1.000.000 per sesi infus.

Beberapa faktor yang memengaruhi perbedaan harga tersebut antara lain:

  • Jenis zat besi yang digunakan (seperti iron sucrose atau ferric carboxymaltose).

  • Jumlah dosis yang dibutuhkan berdasarkan hasil pemeriksaan darah.

  • Fasilitas medis dan pengalaman tenaga kesehatan yang menangani.

  • Lokasi rumah sakit atau layanan homecare yang Anda pilih.

Jika dibandingkan dengan terapi jangka panjang menggunakan suplemen oral, biaya infus zat besi ibu hamil mungkin terlihat lebih tinggi di awal, tetapi hasilnya cenderung lebih cepat dan efektif bagi ibu dengan anemia berat.

Baca juga: Ini Rincian Harga Infus Zat Besi dan Faktor Penentunya!

Risiko yang Terjadi Jika Ibu Hamil Kekurangan Zat Besi

Kekurangan zat besi selama kehamilan bukan hal yang bisa dianggap sepele. Zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh dan janin. Bila kadar zat besi menurun, beberapa efek negatif bisa muncul, antara lain:

  • Tubuh terasa lemah dan mudah lelah.

  • Wajah pucat, sering pusing, dan jantung berdebar.

  • Risiko kelahiran prematur dan berat badan bayi rendah meningkat.

  • Proses persalinan bisa lebih berisiko karena tubuh kekurangan darah.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar hemoglobin yang terlalu rendah, dokter biasanya akan menyarankan terapi tambahan seperti infus zat besi. Meskipun biaya infus zat besi ibu hamil perlu diperhitungkan, manfaatnya jauh lebih besar untuk menjaga keselamatan Anda dan janin.

Infus Zat Besi untuk Ibu Hamil Namanya Apa?

Infus Zat Besi untuk Ibu Hamil Namanya Apa?
Infus Zat Besi untuk Ibu Hamil Namanya Apa?

Infus zat besi diberikan melalui pembuluh darah menggunakan sediaan khusus. Beberapa nama produk infus yang umum digunakan di Indonesia antara lain:

  • Venofer (Iron Sucrose)

  • Ferinject (Ferric Carboxymaltose)

  • CosmoFer (Iron Dextran)

Setiap jenis memiliki dosis dan durasi pemberian yang berbeda. Dokter akan menentukan jenis yang paling sesuai dengan kondisi tubuh Anda. Prosesnya biasanya berlangsung sekitar 30–60 menit di bawah pengawasan tenaga medis.

Jika Anda melakukan infus di rumah sakit atau layanan homecare, pastikan untuk menanyakan terlebih dahulu biaya infus zat besi ibu hamil agar Anda bisa menyesuaikan dengan anggaran pribadi.

Efek Samping Infus Zat Besi pada Kehamilan

Meski tergolong aman, infus zat besi tetap memiliki kemungkinan efek samping. Beberapa efek ringan yang mungkin Anda rasakan meliputi:

  • Rasa logam di mulut.

  • Pusing ringan atau nyeri di tempat suntikan.

  • Kemerahan atau gatal pada kulit.

  • Mual dan sedikit peningkatan suhu tubuh.

Efek tersebut biasanya bersifat sementara dan akan hilang dalam beberapa jam. Namun dalam kasus yang jarang terjadi, bisa muncul reaksi alergi yang memerlukan perhatian medis cepat. Karena itu, penting bagi Anda menjalani infus di bawah pengawasan tenaga medis berpengalaman.

Meskipun demikian, manfaat infus zat besi jauh lebih besar dibandingkan risikonya. Terlebih lagi, bila kadar hemoglobin Anda rendah, terapi ini bisa memperbaiki kondisi tubuh dengan cepat dan mengurangi risiko komplikasi kehamilan.

Baca juga: Atasi GERD dengan Bahan Alami, Tanpa Efek Samping

Kapan Sebaiknya Infus Zat Besi Dilakukan?

Kapan Sebaiknya Infus Zat Besi Dilakukan?
Kapan Sebaiknya Infus Zat Besi Dilakukan?

Waktu terbaik untuk menjalani infus zat besi saat hamil adalah ketika kadar zat besi Anda tetap rendah meskipun sudah mengonsumsi suplemen oral selama beberapa minggu. Biasanya infus diberikan pada trimester kedua atau ketiga, ketika janin tumbuh pesat dan kebutuhan darah meningkat.

Dokter akan melakukan pemeriksaan darah terlebih dahulu untuk mengetahui kadar hemoglobin dan feritin Anda. Setelah itu, barulah dosis dan jadwal infus disesuaikan.

Jika Anda ingin menjalani terapi ini di rumah dengan lebih nyaman, beberapa layanan homecare kini juga menyediakan infus zat besi untuk ibu hamil dengan tenaga medis profesional dan peralatan steril.

Dengan begitu, Anda tidak hanya bisa menghemat waktu, tetapi juga tetap mendapatkan pemantauan kesehatan yang aman tanpa harus datang ke rumah sakit.

Bagi Anda yang ingin menjalani perawatan tanpa repot datang ke rumah sakit, Homecare Lansia siap menjadi solusi praktis dan aman. Melalui layanan panggil dokter ke rumah, Anda bisa mendapatkan perawatan profesional mulai dari infus nutrisi hingga vaksin rabies dengan peralatan lengkap dan tenaga medis bersertifikat.

Jadi, jika Anda sedang mempertimbangkan biaya infus zat besi ibu hamil dan ingin pilihan yang lebih praktis, nyaman, dan hemat waktu, Homecare Lansia adalah jawaban yang tepat untuk Anda. Segera hubungi tim Homecare Lansia untuk konsultasi lebih lanjut!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Home Care Lansia Official

Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka

Promo Jangan tampilkan lagi Saya Ikut
Chat WhatsApp
WhatsApp