Menjaga kesehatan fisik dan mental lansia tidak hanya bisa dilakukan dengan olahraga atau pemeriksaan medis rutin saja. Di era digital seperti sekarang, ada banyak games untuk lansia yang dapat membantu menjaga daya ingat, melatih konsentrasi, dan memberikan hiburan yang menyenangkan.
Melalui permainan yang tepat, Anda dapat membantu orang tua tetap aktif, bahagia, dan merasa terhubung dengan dunia di sekitarnya. Artikel ini akan membahas sembilan rekomendasi games untuk lansia yang tidak hanya seru tetapi juga bermanfaat bagi otak dan kesehatan emosional mereka.

Sudoku adalah salah satu games untuk lansia yang paling populer dan efektif dalam melatih logika serta kemampuan berpikir analitis.
Permainan ini mengandalkan angka dan pola, sehingga dapat membantu melatih daya konsentrasi serta menjaga kesehatan otak. Anda bisa memainkannya di buku teka-teki klasik atau melalui aplikasi digital yang kini mudah ditemukan di ponsel.
Selain itu, Sudoku dapat dimainkan kapan saja dan di mana saja, menjadikannya aktivitas ringan yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang lansia.
Baca juga: Jenis dan Gejala Demensia pada Lansia yang Perlu Diketahui Sejak Dini
Permainan menyusun gambar atau puzzle bukan hanya menyenangkan, tapi juga sangat baik untuk melatih koordinasi tangan dan mata. Games untuk lansia yang satu ini membantu mempertajam fokus, melatih kesabaran, dan memberikan rasa pencapaian setelah gambar berhasil tersusun dengan sempurna.
Anda bisa memilih puzzle dengan gambar pemandangan, hewan, atau foto keluarga agar lebih bermakna. Bahkan, kini tersedia puzzle digital yang bisa dimainkan lewat tablet, cocok untuk lansia yang sudah akrab dengan teknologi.
Catur adalah permainan klasik yang penuh strategi dan sangat direkomendasikan sebagai games untuk lansia. Bermain catur dapat merangsang otak untuk berpikir ke depan, mempertimbangkan langkah-langkah lawan, dan melatih kesabaran.
Selain itu, bermain catur bersama teman sebaya atau anggota keluarga juga dapat menjadi momen sosial yang hangat. Dengan begitu, lansia tidak hanya mendapat manfaat kognitif tetapi juga emosional dari interaksi yang terjadi selama permainan.

Permainan kartu seperti Uno, Remi, atau Solitaire dapat menjadi pilihan games untuk lansia yang seru dan menstimulasi pikiran. Aktivitas ini mendorong daya ingat dan kemampuan pengambilan keputusan cepat.
Jika dimainkan bersama teman atau keluarga, permainan kartu juga bisa menjadi sarana rekreasi sosial yang membuat lansia merasa lebih terlibat dan bahagia.
Teka-teki silang atau TTS termasuk dalam games untuk lansia yang terbukti efektif menjaga ketajaman otak. Dengan rutin mengisi TTS, lansia dapat memperkaya kosakata, melatih ingatan jangka panjang, serta menjaga kemampuan berpikir kritis.
Permainan ini bisa dilakukan di koran, buku TTS, atau bahkan lewat aplikasi di smartphone. Jika Anda ingin membantu orang tua tetap aktif secara mental, mengajak mereka bermain TTS setiap hari bisa menjadi kebiasaan yang positif.
Untuk lansia yang senang memasak, ada banyak games untuk lansia bertema kuliner seperti Cooking Fever atau Cooking Mama. Permainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga dapat membantu menjaga koordinasi motorik halus melalui aktivitas seperti memotong bahan, menggoreng, atau menyajikan makanan secara virtual.
Selain itu, games ini dapat menjadi inspirasi bagi lansia untuk mencoba resep baru di kehidupan nyata, sehingga mereka tetap aktif secara kreatif dan emosional.
Bingo merupakan games untuk lansia yang sudah populer di berbagai komunitas lansia, terutama karena mudah dimainkan dan memberikan kesenangan kolektif. Permainan ini melatih fokus dan kecepatan berpikir sederhana sambil memberikan nuansa kompetisi yang ringan.
Bingo juga dapat dimainkan secara offline bersama teman sebaya, atau secara online menggunakan aplikasi khusus. Kombinasi antara hiburan dan interaksi sosial membuat permainan ini sangat baik untuk menjaga semangat dan mood positif.
Teknologi kini menyediakan berbagai aplikasi latihan otak seperti Lumosity, Elevate, atau Peak yang dirancang khusus untuk meningkatkan memori dan kemampuan kognitif.
Jenis games untuk lansia ini menyesuaikan tingkat kesulitan berdasarkan kemampuan pemain, sehingga tetap menantang tanpa membuat frustrasi.
Aplikasi ini cocok untuk lansia modern yang sudah terbiasa menggunakan gadget, karena bisa dimainkan kapan saja sebagai bentuk stimulasi otak ringan. Dengan rutinitas harian, kemampuan berpikir dan ingatan mereka dapat tetap terjaga dengan baik.
Musik memiliki kekuatan besar dalam meningkatkan suasana hati dan menjaga keseimbangan emosional. Games untuk lansia berbasis musik atau tarian, seperti Just Dance Now atau aplikasi karaoke, dapat membantu meningkatkan kebugaran fisik sekaligus menghibur.
Permainan ini memungkinkan lansia untuk tetap aktif bergerak dengan cara yang menyenangkan, bahkan dapat dilakukan bersama keluarga. Selain melatih koordinasi tubuh, musik juga terbukti membantu menstimulasi bagian otak yang berhubungan dengan memori dan emosi positif.

Siapa bilang bermain game hanya untuk anak muda? Faktanya, banyak penelitian menunjukkan bahwa aktivitas sederhana seperti bermain game justru dapat memberikan dampak positif.
Selain memberikan hiburan, games untuk lansia memiliki manfaat nyata bagi kesehatan fisik dan mental, seperti:
Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Permainan yang menantang otak membantu memperlambat penurunan kognitif alami yang terjadi seiring bertambahnya usia.
Mengurangi stres dan rasa kesepian. Bermain game dapat menjadi pelarian yang positif, memberikan rasa bahagia, dan mengurangi perasaan terisolasi.
Menjaga interaksi sosial. Games berbasis kelompok, baik offline maupun online, membantu lansia tetap terhubung dengan keluarga atau teman sebaya.
Melatih koordinasi dan motorik halus. Games tertentu membantu melatih reaksi dan gerakan tangan secara teratur, menjaga refleks tetap baik.
Memberikan rasa pencapaian dan kebahagiaan. Setiap kemenangan kecil dalam permainan dapat meningkatkan rasa percaya diri dan semangat hidup.
Baca juga: Pneumonia pada Lansia: Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahannya
Tidak semua game cocok dimainkan oleh orang tua. Beberapa mungkin terlalu rumit, terlalu cepat, atau bahkan membingungkan bagi mereka.
Sebelum memilih games untuk lansia, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan agar pengalaman bermain tetap menyenangkan dan aman:
Pilih permainan dengan tingkat kesulitan sesuai kemampuan. Jangan terlalu rumit agar tidak membuat frustrasi.
Pastikan game memiliki tampilan visual yang jelas dan huruf besar. Ini penting bagi lansia yang memiliki gangguan penglihatan.
Utamakan permainan yang melatih otak dan menghibur. Hindari game dengan elemen kekerasan atau terlalu cepat.
Perhatikan durasi bermain. Bermain selama 20–30 menit per sesi sudah cukup untuk memberikan stimulasi tanpa membuat lelah.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat membantu orang tua menikmati manfaat positif dari aktivitas bermain game dengan aman dan menyenangkan.
Namun, jika orang tua Anda memerlukan dukungan lebih dalam hal perawatan medis, jangan ragu untuk memanfaatkan layanan profesional seperti Homecare Lansia. Layanan ini menyediakan panggil dokter ke rumah, infus nutrisi, infus albumin, hingga injeksi pelumas sendi yang dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman.
Segera hubungi Homecare Lansia sekarang dan wujudkan perawatan penuh kasih untuk orang tua tercinta, langsung di rumah dengan layanan medis yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka
3 thoughts on “9 Games untuk Lansia agar Tetap Aktif dan Bahagia di Usia Senja”