Masalah nyeri sendi sering kali dianggap sebagai keluhan biasa akibat kelelahan atau faktor usia. Tapi, tidak sedikit kasus nyeri sendi yang sebenarnya berkaitan dengan kondisi medis kronis.
Salah satu yang paling sering terjadi adalah osteoarthritis. Banyak orang masih bertanya-tanya, apa itu osteoarthritis, bagaimana cirinya, serta apakah kondisi ini bisa dicegah atau dikendalikan sejak awal.
Memahami osteoarthritis secara menyeluruh penting, terutama bagi Anda yang aktif, memiliki orang tua lanjut usia, atau mulai merasakan perubahan pada sendi. Dengan informasi yang tepat, Anda dapat mengambil langkah pencegahan dan perawatan yang lebih bijak.

Secara sederhana, apa itu osteoarthritis dapat dijelaskan sebagai penyakit sendi degeneratif yang terjadi akibat kerusakan tulang rawan.
Tulang rawan berfungsi sebagai bantalan yang melindungi ujung tulang agar tidak saling bergesekan. Ketika bantalan ini menipis atau rusak, pergerakan sendi menjadi tidak nyaman dan menimbulkan rasa nyeri.
Osteoarthritis berkembang secara perlahan dan sering kali tidak langsung disadari. Kondisi ini paling sering menyerang lutut, pinggul, tulang belakang, dan tangan. Seiring waktu, gesekan antar tulang dapat memicu peradangan, kaku sendi, hingga keterbatasan gerak.
Baca juga: Waspada! Ini 7 Penyebab Kaki Bengkak pada Lansia
Untuk memahami lebih dalam apa itu osteoarthritis, Anda juga perlu mengetahui faktor risikonya. Penyakit ini tidak hanya dialami oleh lansia, meskipun usia memang menjadi faktor utama.
Beberapa faktor risiko osteoarthritis antara lain:
Bertambahnya usia
Riwayat cedera sendi
Kelebihan berat badan
Aktivitas fisik berlebihan yang membebani sendi
Faktor genetik
Postur tubuh yang kurang baik dalam jangka panjang
Jika Anda memiliki satu atau beberapa faktor di atas, risiko mengalami osteoarthritis bisa meningkat.

Banyak orang baru mencari tahu apa itu osteoarthritis setelah gejalanya mulai mengganggu aktivitas harian. Gejala yang paling umum antara lain nyeri sendi yang memburuk saat digunakan, kaku sendi terutama di pagi hari, serta penurunan fleksibilitas.
Selain itu, Anda juga mungkin merasakan:
Bunyi berderak saat sendi digerakkan
Pembengkakan ringan pada sendi
Rasa tidak stabil pada sendi tertentu
Penurunan kekuatan otot di sekitar sendi
Gejala ini bisa datang dan pergi, namun umumnya akan semakin sering muncul seiring waktu.
Ketika membahas apa itu osteoarthritis, penting untuk memahami bahwa kondisi ini bukan hanya akibat penuaan. Kerusakan tulang rawan dapat dipicu oleh kombinasi berbagai faktor.
Tekanan berlebih pada sendi, baik karena berat badan berlebih maupun aktivitas fisik tertentu, dapat mempercepat kerusakan tulang rawan. Cedera lama yang tidak tertangani dengan baik juga berkontribusi pada munculnya osteoarthritis di kemudian hari.
Untuk memastikan apa itu osteoarthritis secara medis, dokter biasanya akan melakukan kombinasi pemeriksaan fisik, wawancara medis, dan pemeriksaan penunjang.
Pemeriksaan radiologi seperti rontgen sering digunakan untuk melihat penyempitan celah sendi atau perubahan struktur tulang.
Dalam beberapa kasus, pemeriksaan tambahan, seperti MRI atau tes darah dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit sendi lain, seperti radang sendi autoimun.

Pengobatan osteoarthritis bertujuan untuk mengurangi nyeri, meningkatkan fungsi sendi, dan memperlambat progresivitas penyakit. Setelah memahami apa itu osteoarthritis, Anda akan mengetahui bahwa kondisi ini bersifat kronis, namun tetap bisa dikelola.
Pilihan penanganan meliputi:
Perubahan gaya hidup
Terapi fisik
Obat pereda nyeri dan antiinflamasi
Injeksi sendi
Tindakan medis lanjutan bila diperlukan
Pendekatan pengobatan biasanya disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.
Selain terapi medis, pemahaman tentang apa itu osteoarthritis harus diikuti dengan perubahan gaya hidup. Menjaga berat badan ideal dapat mengurangi beban pada sendi, terutama lutut dan pinggul.
Olahraga ringan seperti berjalan kaki, berenang, atau latihan peregangan membantu menjaga fleksibilitas sendi. Pola makan bergizi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan otot.
Baca juga: 7 Penyebab Nyeri Sendi Paling Umum yang Perlu Anda Waspadai
Walaupun tidak selalu dapat dicegah sepenuhnya, memahami apa itu osteoarthritis sejak dini membantu Anda meminimalkan risikonya. Menghindari cedera sendi, menjaga postur tubuh, dan tidak memaksakan aktivitas fisik berlebihan merupakan langkah preventif yang efektif.
Semakin awal Anda melakukan pencegahan, semakin besar peluang untuk menjaga kualitas hidup tetap optimal di usia lanjut.
Bagi Anda atau anggota keluarga lansia yang membutuhkan perawatan tanpa harus keluar rumah, layanan Homecare Lansia dapat menjadi solusi praktis dan aman.
Melalui layanan panggil dokter ke rumah, infus nutrisi, infus vitamin, hingga suntik pelumas sendi yang ditangani tenaga medis profesional, perawatan osteoarthritis bisa dilakukan dengan lebih nyaman dan terkontrol.
Pendekatan ini membantu Anda fokus pada pemulihan dan kualitas hidup tanpa repot ke fasilitas kesehatan. Segera konsultasikan kondisi sendi Anda sekarang dan pilih perawatan yang paling sesuai untuk menjaga kenyamanan serta mobilitas di usia lanjut.
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka
One thought on “Apa Itu Osteoarthritis? Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengelolanya”