Ingin Tetap Aktif? Ini Panduan Memilih Tongkat Lansia yang Sesuai Kebutuhan Anda

Ingin Tetap Aktif? Ini Panduan Memilih Tongkat Lansia yang Sesuai Kebutuhan Anda

Seiring bertambahnya usia, perubahan pada kekuatan otot, kepadatan tulang, serta keseimbangan tubuh adalah hal yang wajar. Tapi, bukan berarti Anda harus membatasi aktivitas harian.

Dengan alat bantu yang tepat seperti tongkat lansia, mobilitas tetap bisa terjaga, risiko jatuh dapat diminimalkan, dan kualitas hidup pun meningkat.

Bagi Anda yang ingin tetap aktif, berjalan ke taman, berbelanja, atau sekadar bergerak di dalam rumah dengan lebih percaya diri, memahami fungsi dan cara memilih tongkat lansia yang tepat adalah langkah awal yang penting.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari manfaat, jenis, cara memilih, hingga tips penggunaan agar Anda atau orang tua di rumah tetap aman dan nyaman.

Mengapa Tongkat Lansia Penting untuk Mobilitas?

Mengapa Tongkat Lansia Penting untuk Mobilitas?
Mengapa Tongkat Lansia Penting untuk Mobilitas?

Ketika keseimbangan mulai menurun, sendi terasa kaku, atau kaki tidak lagi sekuat dulu, risiko jatuh meningkat secara signifikan. Jatuh pada usia lanjut bisa berakibat serius, seperti patah tulang atau cedera kepala.

Di sinilah peran tongkat lansia menjadi sangat vital. Secara umum, fungsi utamanya adalah:

  • Membantu menjaga keseimbangan saat berjalan

  • Mengurangi beban pada lutut dan pinggul

  • Memberikan rasa aman dan stabilitas

  • Meningkatkan kepercayaan diri saat beraktivitas

Jika Anda sering merasa goyah saat berdiri lama atau berjalan di permukaan yang tidak rata, penggunaan tongkat lansia bisa menjadi solusi sederhana namun efektif.

Baca juga: Latihan Mobilitas Lansia yang Aman dan Mudah Dilakukan di Rumah

Jenis-jenis Tongkat Lansia yang Perlu Anda Ketahui

Jenis-jenis Tongkat Lansia yang Perlu Anda Ketahui
Jenis-jenis Tongkat Lansia yang Perlu Anda Ketahui

Tidak semua kebutuhan mobilitas itu sama. Ada yang hanya membutuhkan sedikit bantuan keseimbangan, ada pula yang memerlukan penopang lebih kuat.

Karena itu, sebelum membeli, penting bagi Anda memahami berbagai jenis tongkat yang tersedia agar tidak salah pilih dan tetap nyaman saat digunakan.

Memilih jenis yang tepat akan sangat memengaruhi kenyamanan dan keamanan Anda.

Tongkat Satu Kaki (Standard Cane)

Jenis ini paling umum digunakan. Cocok untuk lansia yang hanya membutuhkan sedikit bantuan keseimbangan.

Kelebihan:

  • Ringan dan mudah dibawa

  • Praktis untuk penggunaan sehari-hari

  • Cocok untuk aktivitas ringan

Namun, stabilitasnya terbatas dibandingkan jenis lainnya.

Tongkat Empat Kaki (Quad Cane)

Jenis ini memiliki empat penopang di bagian bawah sehingga lebih stabil.

Cocok untuk Anda yang:

  • Baru pulih dari cedera

  • Mengalami kelemahan otot di satu sisi tubuh

  • Membutuhkan penopang lebih kuat

Stabilitasnya lebih tinggi, tetapi bobotnya sedikit lebih berat.

Tongkat dengan Dudukan (Seat Cane)

Jenis ini bisa dilipat menjadi kursi kecil. Ideal untuk aktivitas luar rumah seperti antre atau berjalan jauh.

Bagi Anda yang sering merasa cepat lelah, model ini bisa menjadi pilihan praktis.

Cara Memilih Tongkat Lansia yang Tepat

Memilih tongkat lansia tidak boleh asal. Jika ukurannya salah, justru bisa menimbulkan nyeri pada pergelangan tangan atau bahu.

Berikut panduan yang bisa Anda ikuti.

Perhatikan Tinggi Tongkat

  • Saat berdiri tegak, gagang tongkat sebaiknya sejajar dengan lipatan pergelangan tangan Anda.

  • Siku sebaiknya membentuk sudut sekitar 15–20 derajat saat memegang tongkat.

Pilih Pegangan yang Nyaman

Pegangan ergonomis dengan bantalan empuk akan mengurangi tekanan pada tangan. Ini penting terutama jika Anda menggunakannya dalam waktu lama.

Cek Material

  • Aluminium: ringan dan mudah dibawa

  • Kayu: klasik dan kokoh

  • Baja: kuat namun lebih berat

Perhatikan Ujung Karet (Rubber Tip)

Pastikan bagian bawah tidak licin dan masih dalam kondisi baik. Ujung karet yang aus dapat meningkatkan risiko terpeleset.

Dengan memilih tongkat lansia yang sesuai, Anda tidak hanya mendapatkan alat bantu jalan, tetapi juga perlindungan tambahan dari risiko cedera.

Cara Menggunakan Tongkat Lansia dengan Benar

Cara Menggunakan Tongkat Lansia dengan Benar
Cara Menggunakan Tongkat Lansia dengan Benar

Memiliki tongkat yang tepat saja belum cukup jika cara menggunakannya kurang tepat. Banyak orang tanpa sadar memegang atau melangkah dengan teknik yang keliru, sehingga manfaatnya tidak maksimal.

Menggunakan tongkat lansia juga ada tekniknya. Jika salah, manfaatnya tidak maksimal. Berikut langkah dasarnya:

  1. Pegang tongkat di sisi tubuh yang lebih kuat.

  2. Gerakkan tongkat bersamaan dengan kaki yang lemah.

  3. Letakkan tongkat sedikit ke depan sebelum melangkah.

  4. Pastikan tongkat menyentuh tanah dengan stabil sebelum memindahkan berat badan.

Jika Anda menggunakan tangga:

  • Naik tangga: kaki kuat dulu, lalu kaki lemah bersama tongkat.

  • Turun tangga: tongkat dan kaki lemah dulu, baru kaki kuat.

Teknik sederhana ini dapat membantu Anda berjalan lebih aman dan percaya diri.

Manfaat Jangka Panjang Penggunaan Tongkat Lansia

Sebagian orang masih ragu menggunakan tongkat karena khawatir terlihat “tidak mandiri”. Padahal, justru sebaliknya. Menggunakan tongkat sejak awal bisa menjadi langkah preventif untuk menjaga mobilitas tetap optimal dalam jangka panjang.

Menggunakan tongkat lansia sejak awal dapat:

  • Mencegah jatuh berulang

  • Mengurangi tekanan pada sendi

  • Memperlambat penurunan mobilitas

  • Meningkatkan rasa mandiri

Bagi Anda yang masih aktif dan ingin tetap produktif, penggunaan alat bantu bukanlah hambatan, melainkan strategi cerdas menjaga kualitas hidup.

Perawatan Tongkat Lansia agar Tetap Awet

Tongkat adalah alat bantu yang digunakan hampir setiap hari. Tanpa perawatan rutin, bagian bawah bisa aus, baut bisa longgar, dan stabilitasnya menurun.

Agar tetap aman dan tahan lama, Anda perlu memahami cara merawatnya dengan benar. Lakukan perawatan rutin:

  • Bersihkan gagang secara berkala

  • Periksa baut atau bagian yang bisa disesuaikan

  • Ganti ujung karet jika mulai aus

  • Simpan di tempat kering untuk menghindari karat

Perawatan sederhana ini dapat memperpanjang usia pakai dan menjaga keamanan Anda.

Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan Mata Lansia Agar Penglihatan Tetap Tajam

Kapan Tongkat Saja Tidak Cukup?

Dalam beberapa kondisi, tongkat memang membantu menjaga keseimbangan. Tapi, jika keluhan nyeri atau kelemahan semakin sering muncul, bisa jadi ada masalah kesehatan yang perlu evaluasi lebih lanjut.

Ada kondisi tertentu di mana penggunaan tongkat lansia perlu didampingi evaluasi medis, misalnya:

  • Nyeri sendi kronis

  • Osteoporosis

  • Sering jatuh tanpa sebab jelas

  • Penurunan keseimbangan signifikan

Jika Anda mulai mengalami gejala tersebut, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Pemeriksaan menyeluruh dapat membantu mengetahui penyebab dan menentukan terapi yang tepat.

Tapi, jika Anda atau orang tua di rumah mulai mengalami nyeri sendi berkepanjangan, tulang rapuh, atau membutuhkan terapi tambahan, dukungan medis profesional sangat dianjurkan.

Layanan seperti Homecare Lansia hadir sebagai solusi praktis dengan sistem panggil dokter ke rumah, infus osteoporosis, suntik pelumas sendi, hingga infus vitamin yang dilakukan secara aman dan terkontrol.

Segera hubungi Homecare Lansia untuk memastikan mobilitas dan kesehatan sendi tetap optimal tanpa harus repot keluar rumah, dan nikmati kenyamanan perawatan langsung di rumah Anda.

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Dimas Widi Anugrah, yang berpengalaman di bidang emergency, pain management, dan geriatri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Home Care Lansia Official

Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka

Promo Jangan tampilkan lagi Saya Ikut
Chat WhatsApp
WhatsApp