Alat dan Bahan Pemasangan Kateter yang Wajib Disiapkan Tenaga Medis

Alat dan Bahan Pemasangan Kateter yang Wajib Disiapkan Tenaga Medis

Apakah Anda pernah mendengar tentang kateterisasi tetapi belum benar-benar paham bagaimana prosesnya dilakukan?

Kateterisasi adalah prosedur medis di mana selang tipis dimasukkan ke kandung kemih untuk membantu pengeluaran urine, biasanya pada pasien yang kesulitan buang air kecil atau pascaoperasi.

Agar prosedur ini aman, tenaga medis memerlukan alat dan bahan pemasangan kateter yang lengkap dan steril. Mari kita bahas secara menyeluruh agar Anda lebih paham.

Pentingnya Mengetahui Peralatan Pemasangan Kateter

Pentingnya Mengetahui Peralatan Pemasangan Kateter
Pentingnya Mengetahui Peralatan Pemasangan Kateter

Banyak orang mengira pemasangan kateter itu sederhana, padahal kenyataannya prosedur ini cukup sensitif. Jika tidak dilakukan dengan hati-hati, risiko infeksi bisa muncul dan membuat kondisi pasien memburuk.

Karena itu, memahami alat dan bahan pemasangan kateter yang digunakan sangat penting agar Anda tahu bahwa setiap langkah sudah sesuai standar medis.

Selain itu, dengan memahami prosedurnya, Anda sebagai anggota keluarga pasien bisa ikut mengawasi prosesnya dan merasa lebih tenang.

Pengetahuan sederhana ini bisa memberi rasa aman karena Anda tahu alat apa saja yang seharusnya ada saat prosedur dilakukan.

Baca juga: Kenali Ukuran Selang Kateter agar Perawatan Lebih Mudah dan Aman

Daftar Alat dan Bahan Pemasangan Kateter

Daftar Alat dan Bahan Pemasangan Kateter
Daftar Alat dan Bahan Pemasangan Kateter

Sebelum prosedur dimulai, tenaga medis selalu menyiapkan peralatan dengan rapi di meja steril.

Setiap benda memiliki fungsi yang krusial agar proses berjalan lancar dan pasien tetap nyaman. Berikut alat dan bahan pemasangan kateter yang biasanya disiapkan:

  1. Kateter urine

    • Inilah alat utama yang dimasukkan ke kandung kemih. Ada jenis kateter Foley untuk penggunaan jangka panjang dan kateter Nelaton untuk penggunaan sementara.

  2. Sarung tangan steril

    • Digunakan agar tangan tenaga medis tetap higienis dan mencegah kontaminasi.

  3. Cairan antiseptik

    • Biasanya berupa povidone iodine untuk membersihkan area pemasangan dan mencegah kuman masuk.

  4. Kain steril (drape)

    • Kain ini menutupi area sekitar pemasangan agar tetap bersih selama prosedur berlangsung.

  5. Pelumas steril

    • Digunakan untuk memudahkan kateter masuk tanpa rasa sakit berlebih.

  6. Spuit dan air steril untuk balon kateter

    • Khusus kateter Foley, balonnya diisi air steril agar kateter tidak mudah lepas.

  7. Kantong urine (urine bag)

    • Menampung urine yang keluar dari kateter, tersedia ukuran besar dan kecil.

  8. Plester medis

    • Perekat ini memastikan kateter tidak bergeser selama pemakaian.

Dengan menyiapkan seluruh alat dan bahan pemasangan kateter tersebut, prosedur bisa berjalan aman dan mengurangi risiko komplikasi.

Proses Pemasangan Kateter secara Singkat

Proses Pemasangan Kateter secara Singkat
Proses Pemasangan Kateter secara Singkat

Mungkin Anda penasaran, bagaimana sebenarnya kateter dipasang? Prosesnya memang terlihat sederhana, tetapi membutuhkan ketelitian.

Tenaga medis selalu mengikuti tahapan yang sudah terstandar agar pasien merasa nyaman dan terhindar dari infeksi.

Berikut langkah umum pemasangan kateter:

  1. Tenaga medis mencuci tangan dan memakai sarung tangan steril.

  2. Seluruh alat dan bahan pemasangan kateter disiapkan di meja steril.

  3. Area kemaluan pasien dibersihkan menggunakan antiseptik.

  4. Kateter diolesi pelumas dan dimasukkan perlahan ke saluran kemih.

  5. Jika urine mulai keluar, artinya kateter sudah berada di posisi yang tepat.

  6. Balon kateter (jika ada) dikembangkan dengan air steril.

  7. Kateter dihubungkan ke kantong urine lalu dipasang dengan plester.

Walau terlihat mudah, prosedur ini harus dilakukan oleh tenaga profesional agar aman dan minim risiko.

Baca juga: Cara Menggunakan dan Merawat Selang Kateter di Rumah Tanpa Risiko Infeksi

Tips Merawat Kateter di Rumah

Setelah kateter terpasang, tugas Anda belum selesai. Perawatan kateter di rumah sangat penting untuk mencegah infeksi dan membuat pasien tetap nyaman.

Dengan langkah yang tepat, pemakaian kateter bisa berjalan tanpa masalah hingga dokter memutuskan waktunya untuk dilepas.

Berikut tips perawatan kateter yang bisa Anda ikuti:

  • Pastikan kantong urine selalu di bawah kandung kemih agar aliran lancar.

  • Jangan menarik, menekuk, atau memutar selang kateter.

  • Bersihkan area kemaluan dan selang kateter setiap hari.

  • Waspadai tanda infeksi, seperti urine keruh, berbau, atau rasa nyeri.

Jika Anda atau keluarga membutuhkan pemasangan kateter tetapi ingin menghindari perjalanan ke rumah sakit, sekarang ada solusi yang lebih nyaman. Layanan panggil dokter ke rumah dari Homecare Lansia siap membantu prosedur ini dengan aman.

Tim medis profesional akan datang dengan membawa alat dan bahan pemasangan kateter yang steril dan sesuai standar, sehingga Anda bisa mendapatkan perawatan tanpa harus keluar rumah.

Dengan layanan ini, Anda bisa memberikan perawatan terbaik untuk orang tercinta sambil tetap merasa tenang karena ditangani oleh tenaga berpengalaman.

Ditinjau secara medis oleh:

dr. Dimas Widi Anugrah

One thought on “Alat dan Bahan Pemasangan Kateter yang Wajib Disiapkan Tenaga Medis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Home Care Lansia Official

Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka

Promo Jangan tampilkan lagi Saya Ikut
Chat WhatsApp
WhatsApp