Jika Anda pernah mendengar tentang pneumonia dan bertanya-tanya apa pneumonia menular, Anda tidak sendirian. Penyakit ini memang sering dibahas, terutama karena dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia.
Pneumonia termasuk salah satu infeksi saluran pernapasan yang cukup serius dan kerap berkembang cepat apabila tidak ditangani dengan tepat.
Namun, banyak orang masih bingung mengenai sifat penularannya, cara penyebaran, hingga langkah pencegahannya. Artikel ini akan membantu Anda memahami semuanya secara komprehensif.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai apa pneumonia menular, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan pneumonia. Pneumonia adalah infeksi yang terjadi pada kantung udara di paru-paru, yang kemudian dipenuhi cairan atau nanah.
Kondisi ini menyebabkan penderitanya mengalami batuk berdahak, demam, menggigil, sesak napas, dan rasa sakit di dada.
Penyebab pneumonia cukup beragam, bisa karena bakteri, virus, jamur, maupun aspirasi, masuknya benda asing atau cairan ke paru-paru. Setiap penyebab memiliki tingkat penularan dan dampak kesehatan yang berbeda.
Baca juga: Waspada! 5 Ciri Luka Rabies yang Sering Terjadi Setelah Gigitan Hewan

Pertanyaan apa pneumonia menular adalah salah satu hal yang paling sering diajukan, terutama oleh mereka yang tinggal serumah dengan penderita atau sering berinteraksi dekat.
Jawabannya, beberapa jenis pneumonia memang menular, terutama pneumonia yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Namun, tidak semua bentuk pneumonia bisa menular.
Untuk membantu Anda memahami lebih jelas, berikut pembagian tingkat penularannya.
Pneumonia bakteri seperti yang disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae bisa menular dari satu orang ke orang lain melalui percikan droplet saat penderita batuk atau bersin.
Walaupun demikian, tidak semua yang terpapar droplet akan langsung mengalami pneumonia; sebagian hanya akan mengalami infeksi saluran pernapasan ringan.
Penyebab pneumonia yang berasal dari viru, misalnya influenza, RSV (Respiratory Syncytial Virus), dan bahkan virus penyebab COVID-19, biasanya jauh lebih mudah menular.
Jenis ini menjadi salah satu alasan mengapa pertanyaan apa pneumonia menular sering muncul, terutama pada musim flu.
Berbeda dengan dua jenis sebelumnya, pneumonia jamur umumnya tidak menular antarmanusia. Kondisi ini lebih sering terjadi pada individu dengan sistem imun lemah atau mereka yang terpapar lingkungan tertentu seperti guano kelelawar atau sarang burung.
Jenis ini disebabkan oleh makanan, cairan, atau muntahan yang masuk ke paru-paru. Pneumonia aspirasi tidak bersifat menular.
Dengan demikian, apa pneumonia menular sebenarnya bergantung pada penyebabnya. Tapi, karena sebagian besar kasus pneumonia di masyarakat disebabkan oleh bakteri dan virus, langkah pencegahan tetap menjadi hal penting yang harus Anda perhatikan.
Untuk menjawab secara lebih detail mengenai apa pneumonia menular dan bagaimana mekanisme penyebarannya, Anda perlu memahami cara penularannya. Pneumonia dapat menyebar melalui:
Droplet dari batuk atau bersin penderita, yang kemudian terhirup oleh orang lain.
Kontak langsung, seperti memegang tangan penderita dan kemudian menyentuh hidung atau mulut sendiri tanpa mencuci tangan.
Kontaminasi permukaan, walaupun jarang, namun virus atau bakteri yang menempel di permukaan benda bisa masuk ke saluran pernapasan seseorang ketika ia menyentuh wajah.
Mengetahui bagaimana penyebaran terjadi menjadi hal penting dalam memahami apa pneumonia menular dan bagaimana Anda dapat mengurangi risiko penularannya, terutama jika ada anggota keluarga yang sedang sakit.
Selain memahami apa pneumonia menular, Anda juga perlu mengetahui siapa saja yang lebih rentan terkena pneumonia. Berikut beberapa faktor risiko yang patut Anda waspadai:
Sistem imun lemah, misalnya pada lansia, bayi, penderita penyakit kronis, atau mereka yang sedang menjalani pengobatan tertentu.
Kebiasaan merokok, yang merusak sistem pertahanan alami paru-paru.
Lingkungan padat dan kurang ventilasi, yang memudahkan penyebaran droplet.
Kurangnya vaksinasi, terutama vaksin influenza dan vaksin pneumonia.
Jika Anda berada dalam kelompok risiko tersebut, memahami apa pneumonia menular menjadi semakin penting untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

Mengetahui apa pneumonia menular tidak cukup tanpa mengenali gejalanya. Pneumonia bisa menunjukkan gejala ringan hingga berat, tergantung pada penyebab dan kondisi kesehatan Anda. Beberapa gejala umum antara lain:
Batuk berdahak (bisa berwarna hijau, kuning, atau berdarah)
Demam tinggi atau menggigil
Sesak napas yang memburuk saat beraktivitas
Sakit dada saat bernapas
Kelelahan ekstrem
Penurunan nafsu makan
Kebingungan, terutama pada lansia
Jika Anda mengalami kombinasi gejala di atas, Anda sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan perawatan yang tepat.
Baca juga: Kenali Bahaya Rabies dan Langkah Penting untuk Mencegah Infeksi
Memahami apa pneumonia menular sudah menjadi langkah awal yang baik, tetapi pencegahan tetap menjadi cara paling efektif untuk mengurangi risiko penyebaran. Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:
Dengan kombinasi langkah-langkah di atas, Anda tidak hanya memahami apa pneumonia menular, tetapi juga mampu melindungi diri dan keluarga Anda dengan lebih baik.
Untuk menjaga kesehatan Anda tanpa kerepotan pergi ke fasilitas medis, Anda bisa mengandalkan layanan panggil dokter ke rumah dari Homecare Lansia. Melalui layanan ini, dokter dapat datang langsung ke rumah Anda, termasuk pemberian infus nutrisi, infus vitamin, hingga vaksin pneumonia sesuai kebutuhan.
Pendekatan ini membuat Anda mendapatkan perawatan yang lebih cepat, nyaman, dan aman, terutama ketika Anda atau keluarga menunjukkan gejala yang perlu segera ditangani.
Jangan tunggu gejala memburuk, segera hubungi Homecare Lansia sekarang juga untuk konsultasi dan layanan terbaik!
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka
2 thoughts on “Apa Pneumonia Menular? Pahami Risiko, Gejala, dan Pencegahannya”