Bagi Anda yang peduli dengan kesehatan, terutama soal pencegahan penyakit berbahaya, mungkin pernah terlintas pertanyaan, apakah vaksin rabies ditanggung BPJS? Pertanyaan ini wajar, mengingat rabies adalah penyakit yang sangat mematikan jika tidak segera ditangani.
Virus rabies biasanya menular melalui gigitan hewan seperti anjing, kucing, atau kera. Karena itu, vaksinasi rabies menjadi langkah penting untuk melindungi diri.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara informasional tentang ketersediaan vaksin rabies di fasilitas kesehatan, peran BPJS Kesehatan, hingga bagaimana Anda bisa lebih siap menghadapi risiko rabies.

Rabies adalah penyakit yang menyerang sistem saraf pusat akibat infeksi virus rabies. Begitu gejalanya muncul, hampir selalu berakhir fatal.
Itulah sebabnya vaksin rabies sangat krusial, baik sebagai pencegahan (pre-exposure) maupun setelah tergigit hewan (post-exposure).
Tapi, sebelum Anda terburu-buru pergi ke rumah sakit, wajar jika muncul pertanyaan praktis, apakah vaksin rabies ditanggung BPJS?
Baca juga: Berapa Harga Vaksin Rabies untuk Manusia? Cek Manfaat dan Biayanya Ini
BPJS Kesehatan memang memberikan banyak manfaat, terutama untuk pengobatan penyakit menular. Namun, tidak semua jenis vaksin masuk dalam cakupan layanannya.
Nah, di sinilah sering muncul kebingungan, apakah vaksin rabies ditanggung BPJS atau harus membayar secara mandiri?
Secara umum, BPJS Kesehatan menanggung pengobatan pasien rabies yang sudah menunjukkan gejala atau membutuhkan perawatan medis intensif setelah tergigit hewan terduga rabies.
Namun untuk vaksinasi rabies preventif, jawabannya bisa berbeda tergantung kebijakan fasilitas kesehatan. Jadi, sebelum datang ke rumah sakit, sebaiknya Anda konfirmasi terlebih dahulu ke klinik atau faskes BPJS terdekat.

Banyak orang masih bertanya-tanya, sebenarnya apa saja yang membuat vaksin rabies bisa ditanggung atau tidak oleh BPJS? Jawabannya tidak sesederhana “ya” atau “tidak”.
Untuk menjawab dengan lebih jelas apakah vaksin rabies ditanggung BPJS, ada beberapa faktor penentu:
Jenis kasus
Jika Anda baru saja digigit hewan, biasanya dokter akan menganjurkan vaksin rabies post-exposure. Kasus ini lebih mungkin ditanggung.
Untuk vaksinasi preventif tanpa adanya gigitan, kemungkinan besar tidak ditanggung.
Kebijakan faskes
Tidak semua fasilitas kesehatan memiliki stok vaksin rabies. Jadi walaupun BPJS bisa menanggung, ketersediaannya bergantung pada faskes rujukan.
Tingkat keparahan kasus
Pasien yang mengalami luka gigitan cukup parah biasanya lebih diprioritaskan.
Dengan memahami faktor-faktor ini, Anda tidak hanya sekadar bertanya-tanya apakah vaksin rabies ditanggung BPJS, tetapi juga bisa mempersiapkan alternatif solusi jika ternyata tidak ditanggung.
Setelah tahu bahwa vaksin rabies bisa ditanggung dalam kondisi tertentu, pertanyaan berikutnya tentu, bagaimana cara mengaksesnya lewat BPJS? Jangan khawatir, prosedurnya sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan.
Bagi Anda yang ingin tahu langkah praktis, berikut panduan sederhana untuk memastikan apakah vaksin rabies bisa ditanggung BPJS di daerah Anda:
Datang ke faskes tingkat pertama. Lapor ke puskesmas atau klinik yang terdaftar di kartu BPJS Anda.
Dokter akan memeriksa luka gigitan dan menentukan apakah perlu vaksin rabies.
Jika faskes pertama tidak memiliki vaksin, Anda akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar.
Jika kasus Anda memenuhi syarat, maka biaya vaksin rabies akan ditanggung oleh BPJS.
Langkah-langkah ini bisa membantu menjawab rasa penasaran Anda soal apakah vaksin rabies ditanggung BPJS dan bagaimana mekanismenya.
Baca juga: Berapa Lama Vaksin Rabies Bertahan? Cek Biaya, Jenis, dan Penyebab

Jika ternyata setelah dicek, jawaban atas pertanyaan apakah vaksin rabies ditanggung BPJS di faskes Anda adalah tidak, maka Anda perlu menyiapkan biaya sendiri.
Harga vaksin rabies bervariasi, mulai dari Rp 300.000 hingga Rp 800.000 per dosis, tergantung rumah sakit atau kliniknya. Biasanya vaksinasi lengkap membutuhkan beberapa kali suntikan, sehingga biayanya bisa mencapai jutaan rupiah.
Walau begitu, jangan sampai biaya menjadi alasan menunda vaksinasi. Karena sekali virus rabies masuk ke tubuh dan mencapai sistem saraf, peluang untuk bertahan hidup hampir nol.
Pertanyaan apakah vaksin rabies ditanggung BPJS memang tidak bisa dijawab dengan satu kalimat pasti, karena bergantung pada kasus, kebijakan faskes, dan kondisi medis Anda. Namun, yang jelas, vaksin rabies adalah investasi penting untuk keselamatan diri.
Dan jika Anda ingin solusi kesehatan yang lebih praktis tanpa harus bolak-balik ke rumah sakit, Anda bisa memanfaatkan layanan dari Homecare Lansia. Kami menyediakan layanan panggil dokter ke rumah hingga infus nutrisi untuk menjaga kesehatan Anda tetap optimal.
Hubungi Homecare Lansia sekarang juga untuk mendapatkan layanan kesehatan langsung di rumah Anda.
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka
One thought on “Apakah Vaksin Rabies Ditanggung BPJS? Panduan Lengkap untuk Anda”