Kenali Hak Lansia Mendapatkan Layanan Kesehatan di Indonesia

Kenali Hak Lansia Mendapatkan Layanan Kesehatan di Indonesia

Populasi lanjut usia di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Di balik angka tersebut, ada satu hal yang tidak boleh diabaikan, hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan yang layak, aman, dan manusiawi.

Sering kali, masalah kesehatan lansia dianggap sebagai bagian “wajar” dari penuaan. Padahal, negara menjamin bahwa setiap warga negara, termasuk lansia, memiliki akses terhadap pelayanan medis yang memadai.

Artikel ini akan membahas secara menyeluruh tentang hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan, dasar hukumnya, bentuk layanan yang tersedia, hingga langkah konkret yang bisa Anda lakukan untuk memastikan orang tua mendapatkan perawatan terbaik.

Landasan Hukum Hak Lansia di Indonesia

Landasan Hukum Hak Lansia di Indonesia
Landasan Hukum Hak Lansia di Indonesia

Sebelum berbicara tentang praktik di lapangan, Anda perlu tahu bahwa perlindungan bagi lansia bukan sekadar wacana sosial. Negara telah menetapkan regulasi yang menjadi fondasi kuat agar hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan tidak bisa diabaikan begitu saja.

Secara regulasi, hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan di Indonesia. Beberapa di antaranya:

  • Undang-Undang tentang Kesejahteraan Lanjut Usia

  • Undang-Undang Kesehatan

  • Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

  • Program BPJS Kesehatan

Melalui kebijakan tersebut, negara menegaskan bahwa lansia berhak atas:

  1. Pelayanan promotif (pencegahan penyakit)

  2. Pelayanan preventif (deteksi dini)

  3. Pelayanan kuratif (pengobatan)

  4. Pelayanan rehabilitatif (pemulihan)

Artinya, hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan tidak hanya berlaku ketika sakit, tetapi juga mencakup upaya menjaga kualitas hidup agar tetap optimal.

Baca juga: Mengapa Kesehatan Gigi Lansia Penting? Ini Penjelasan dan Cara Merawatnya

Mengapa Hak Lansia Mendapatkan Layanan Kesehatan Itu Penting?

Sering kali keluhan orang tua dianggap sebagai bagian alami dari proses menua. Padahal, di balik keluhan ringan bisa tersembunyi risiko penyakit kronis.

Risiko penyakit kronis seperti:

  • Hipertensi

  • Diabetes

  • Osteoporosis

  • Gangguan sendi

  • Penyakit jantung

meningkat secara signifikan.

Tanpa akses layanan yang memadai, kondisi tersebut bisa berkembang menjadi komplikasi serius. Karena itu, memahami hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan membantu Anda memastikan bahwa orang tua tidak sekadar “dirawat”, tetapi benar-benar memperoleh standar medis yang layak.

Bentuk Layanan Kesehatan yang Berhak Diterima Lansia

Bentuk Layanan Kesehatan yang Berhak Diterima Lansia
Bentuk Layanan Kesehatan yang Berhak Diterima Lansia

Anda mungkin bertanya, “Layanan seperti apa yang sebenarnya menjadi hak orang tua saya?” Untuk menjawabnya, mari kita uraikan secara konkret bentuk implementasi hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan di lapangan.

Agar Anda lebih mudah memahami implementasinya, berikut bentuk layanan yang termasuk dalam hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan.

Pelayanan Kesehatan Primer

Layanan ini biasanya tersedia di:

  • Puskesmas

  • Klinik

  • Dokter umum

Fokusnya adalah pemeriksaan rutin, kontrol penyakit kronis, serta edukasi kesehatan.

Pelayanan Rujukan

Jika diperlukan, lansia berhak mendapatkan rujukan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan seperti:

  • Pemeriksaan laboratorium

  • Radiologi

  • Konsultasi spesialis

Program Posyandu Lansia

Di beberapa wilayah, tersedia posyandu khusus lansia untuk:

  • Pemeriksaan tekanan darah

  • Monitoring gula darah

  • Edukasi pola hidup sehat

Program ini merupakan bentuk konkret dari hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan di tingkat komunitas.

Rehabilitasi dan Fisioterapi

Bagi lansia dengan gangguan mobilitas atau pasca-stroke, rehabilitasi menjadi bagian penting dari pemulihan.

Tantangan di Lapangan

Tantangan di Lapangan
Tantangan di Lapangan

Meski regulasi sudah jelas, praktiknya tidak selalu mudah. Anda mungkin pernah melihat orang tua harus antre lama atau kesulitan transportasi. Situasi ini menunjukkan bahwa pemenuhan hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan masih menghadapi tantangan nyata.

Beberapa kendala yang mungkin Anda temui antara lain:

  • Antrean panjang di fasilitas kesehatan

  • Mobilitas lansia yang terbatas

  • Kurangnya pendamping

  • Jarak rumah ke fasilitas medis yang jauh

Di sinilah pemahaman tentang hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan menjadi penting. Anda perlu proaktif, bukan sekadar menunggu sistem berjalan sempurna.

Peran Keluarga dalam Memastikan Hak Lansia Terpenuhi

Negara menyediakan sistem, tetapi keluarga adalah eksekutor utama dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa keterlibatan Anda, pemenuhan hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan bisa berjalan kurang optimal.

Sebagai anak atau anggota keluarga, Anda memiliki peran strategis. Berikut langkah konkret yang bisa dilakukan:

  1. Periksa status kepesertaan dan kelas layanan agar tidak terkendala saat membutuhkan perawatan.
  2. Jangan menunggu sakit parah. Pemeriksaan berkala membantu deteksi dini.
  3. Simpan hasil laboratorium dan resep untuk memudahkan konsultasi lanjutan.
  4. Nyeri sendi, tulang rapuh, atau kelelahan ekstrem bisa menjadi sinyal gangguan kesehatan serius.

Dengan langkah-langkah tersebut, Anda turut menjaga agar hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan benar-benar terealisasi.

Layanan Kesehatan Berbasis Rumah

Di era modern, layanan kesehatan tidak lagi terbatas pada rumah sakit. Konsep homecare menjadi solusi praktis, terutama bagi lansia dengan keterbatasan mobilitas.

Keunggulannya meliputi:

  • Lebih nyaman karena dilakukan di rumah

  • Mengurangi risiko infeksi silang

  • Menghemat waktu dan tenaga

  • Minim stres bagi lansia

Pendekatan ini sejalan dengan prinsip hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan yang mengedepankan kenyamanan dan aksesibilitas.

Jenis Perawatan yang Sering Dibutuhkan Lansia

Di tengah mobilitas yang terbatas dan risiko infeksi di fasilitas umum, layanan kesehatan berbasis rumah menjadi alternatif yang semakin relevan. Konsep ini mendukung realisasi hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus menguras energi orang tua.

Agar Anda memiliki gambaran lebih konkret, berikut beberapa layanan medis yang umum dibutuhkan:

  1. Infus vitamin: untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

  2. Infus osteoporosis: membantu memperlambat pengeroposan tulang.

  3. Suntik pelumas sendi: mengurangi nyeri akibat osteoarthritis.

  4. Monitoring penyakit kronis: seperti diabetes dan hipertensi.

Semua bentuk layanan tersebut merupakan bagian dari implementasi nyata hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan secara komprehensif.

Baca juga: Permainan Edukatif Lansia untuk Mencegah Penurunan Daya Ingat dan Risiko Demensia

Dampak Jika Hak Lansia Tidak Terpenuhi

Setiap lansia memiliki kondisi yang berbeda. Tapi, ada beberapa layanan medis yang cukup umum dan menjadi bagian dari implementasi hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan.

Mengabaikan akses layanan kesehatan dapat berujung pada:

  • Penurunan kualitas hidup

  • Ketergantungan total pada orang lain

  • Komplikasi medis serius

  • Beban finansial lebih besar di masa depan

Sebaliknya, ketika hak Lansia mendapatkan layanan kesehatan dipenuhi secara optimal, lansia dapat tetap produktif, mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Jika Anda menginginkan solusi yang lebih praktis tanpa antre panjang di fasilitas kesehatan, layanan seperti Homecare Lansia bisa menjadi pilihan tepat. Dengan layanan panggil dokter ke rumah, infus osteoporosis, hingga infus vitamin, perawatan dapat dilakukan secara profesional dan nyaman.

Hubungi Homecare Lansia hari ini untuk mendapatkan informasi lengkap dan jadwalkan kunjungan dokter ke rumah sesuai kebutuhan Anda.

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Dimas Widi Anugrah, yang berpengalaman di bidang emergency, pain management, dan geriatri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Home Care Lansia Official

Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka

Promo Jangan tampilkan lagi Saya Ikut
Chat WhatsApp
WhatsApp