Kateter sering kali terdengar asing bagi Anda yang belum pernah menjalani prosedur medis tertentu. Tap, bagi sebagian pasien dan tenaga medis, kateter menjadi alat penting untuk membantu proses pengobatan dan perawatan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap jenis-jenis kateter beserta gambarnya, termasuk fungsi, keunggulan, serta alat dan bahan pemasangan kateter yang wajib disiapkan.
Semua informasi ini kami rangkum secara praktis untuk Anda, terutama generasi milenial yang ingin memahami dunia medis dengan lebih baik.

Kateter adalah tabung tipis yang fleksibel dan biasanya digunakan untuk mengalirkan cairan masuk atau keluar dari tubuh.
Prosedur ini umum dilakukan pada pasien yang tidak bisa buang air kecil sendiri, pasien pasca operasi, atau mereka yang membutuhkan perawatan medis intensif dalam jangka panjang.
Di balik alat sederhana ini, terdapat proses pemasangan yang harus dilakukan dengan hati-hati menggunakan alat dan bahan pemasangan kateter yang steril dan sesuai standar medis.
Baca juga: Alat dan Bahan Pemasangan Kateter yang Wajib Disiapkan Tenaga Medis

Berikut ini adalah beberapa jenis-jenis kateter beserta gambarnya yang umum digunakan dalam dunia medis. Penjelasan berikut disertai gambar kateter agar Anda lebih mudah memahaminya.

Kateter Foley adalah salah satu jenis kateter yang paling sering digunakan di rumah sakit.
Kateter ini dimasukkan ke dalam kandung kemih melalui uretra dan memiliki balon kecil di ujungnya yang akan dikembangkan setelah kateter masuk, untuk mencegah agar kateter tidak keluar.
Kelebihan:
Cocok untuk penggunaan jangka panjang.
Dapat digunakan baik untuk pria maupun wanita.
Ilustrasi gambar kateter: kateter dengan balon di ujung dan jalur ganda untuk drainase serta pengisian balon.
Alat dan bahan pemasangan kateter foley meliputi sarung tangan steril, pelumas, desinfektan, dan kantong urine.

Kateter ini digunakan untuk pengosongan kandung kemih secara berkala dan hanya dimasukkan saat diperlukan. Setelah kandung kemih kosong, kateter dilepas kembali.
Kelebihan:
Lebih rendah risiko infeksi dibanding kateter permanen.
Umumnya digunakan oleh pasien yang masih aktif secara fisik.
Ilustrasi gambar keteter: tabung lurus tanpa balon, biasanya lebih pendek daripada kateter Foley.
Anda tetap harus menyiapkan alat dan bahan pemasangan kateter intermiten secara steril, termasuk antiseptik dan pelumas berbahan dasar air.

Berbeda dengan jenis lainnya, kateter suprapubik dipasang langsung melalui perut ke dalam kandung kemih.
Prosedur ini dilakukan oleh tenaga medis dan digunakan pada kondisi tertentu seperti gangguan uretra berat.
Kelebihan:
Nyaman untuk pemakaian jangka panjang.
Mengurangi risiko infeksi saluran kemih bagian bawah.
Ilustrasi gambar kateter: kateter masuk melalui lubang kecil di perut, terhubung ke kantong urine eksternal.
Meski pemasangannya lebih kompleks, alat dan bahan pemasangan kateter suprapubik tetap meliputi sarung tangan steril, desinfektan kulit, dan perlengkapan bedah minor.

Khusus digunakan untuk pria, kateter ini tidak dimasukkan ke uretra, melainkan dipasang seperti kondom di luar penis, lalu terhubung ke kantong urine.
Kelebihan:
Minim risiko infeksi karena tidak invasif.
Cocok untuk pasien yang tidak bisa mengontrol buang air kecil.
Ilustrasi gambar kateter: alat seperti selongsong kondom dengan konektor ke selang kantong urine.
Walaupun tampak sederhana, alat dan bahan pemasangan kateter kondom tetap perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan iritasi kulit, seperti pembersih antiseptik dan pelindung kulit.

Kateter ini digunakan untuk mengalirkan urine dari ginjal ke kandung kemih. Biasanya dimasukkan melalui prosedur khusus oleh dokter urologi.
Kelebihan:
Membantu mengatasi sumbatan pada saluran ginjal.
Dapat dipasang bersamaan dengan prosedur endoskopi.
Ilustrasi gambar kateter: kateter panjang dan sangat tipis yang ditempatkan di sepanjang ureter.
Proses ini memerlukan alat dan bahan pemasangan kateter tambahan seperti fluoroskopi dan guidewire.
Sebagai generasi yang peduli kesehatan, Anda tidak harus menjadi tenaga medis untuk memahami informasi dasar seperti ini.
Pengetahuan tentang jenis-jenis kateter beserta gambarnya bisa sangat berguna saat Anda merawat orang tua, mendampingi pasien, atau bahkan mempersiapkan diri menjalani perawatan di rumah.
Memahami fungsi dan jenis-jenis kateter beserta gambarnya juga akan membantu Anda berdiskusi dengan dokter dengan lebih percaya diri.
Baca juga: Kenali Ukuran Selang Kateter agar Perawatan Lebih Mudah dan Aman
Pemilihan jenis kateter sangat tergantung pada kondisi medis Anda atau pasien, durasi penggunaan, serta kenyamanan pengguna.
Diskusikan dengan tenaga medis tentang jenis kateter yang paling sesuai, termasuk risiko dan perawatannya.
Karena setiap kateter memiliki karakteristik unik, maka pemilihan alat dan bahan pemasangan kateter juga harus disesuaikan.
Sekarang, Anda tidak perlu repot pergi ke fasilitas kesehatan hanya untuk prosedur pemasangan kateter. Melalui layanan Homecare Lansia, Anda bisa memanggil dokter langsung ke rumah.
Tenaga medis profesional dari layanan panggil dokter ke rumah ini akan membawa semua alat dan bahan pemasangan kateter lengkap, melakukan prosedur secara aman, dan memberikan panduan perawatan lanjutan untuk pasien.
Layanan ini menjadi solusi ideal bagi Anda yang memiliki orang tua atau anggota keluarga lansia yang memerlukan perawatan medis di rumah.
Tidak hanya lebih nyaman, tetapi juga mengurangi risiko terpapar infeksi dari lingkungan rumah sakit.
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka
One thought on “Inilah Jenis-jenis Kateter Beserta Gambarnya, Apa Bedanya?”