Penyakit osteoarthritis adalah salah satu gangguan sendi yang sering muncul seiring bertambahnya usia, tapi jangan salah, Anda yang masih muda juga bisa mengalaminya.
Kondisi ini membuat sendi menjadi nyeri, kaku, dan sulit digerakkan. Memahami apa itu penyakit osteoarthritis dan bagaimana cara mengelolanya penting agar Anda tetap bisa beraktivitas dengan nyaman.
Pada dasarnya, penyakit osteoarthritis terjadi ketika tulang rawan pelindung di ujung tulang mulai menipis dan rusak. Tulang rawan ini berfungsi sebagai bantalan agar sendi bisa bergerak dengan lancar tanpa gesekan.
Ketika lapisan ini menipis, tulang-tulang di sendi mulai bergesekan, menyebabkan rasa sakit dan kekakuan.
Pada awalnya, Anda mungkin hanya merasakan nyeri ringan atau kaku sesaat. Namun jika dibiarkan, kondisi ini bisa memburuk dan memengaruhi aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali gejala awal penyakit ini.
Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Sendi dan Fungsinya dalam Tubuh Manusia

Banyak faktor yang dapat menyebabkan munculnya penyakit osteoarthritis. Beberapa di antaranya berhubungan dengan gaya hidup Anda, sementara yang lain terkait faktor alami.
Faktor-faktor penyebab utama meliputi:
Penuaan: seiring bertambahnya usia, tulang rawan secara alami menipis.
Berat badan berlebih: tekanan ekstra pada sendi lutut, pinggul, dan punggung.
Cedera atau trauma sendi: seperti keseleo atau patah tulang yang belum sembuh sempurna.
Aktivitas berulang: gerakan yang terus-menerus memberi beban pada sendi tertentu.
Faktor genetik: riwayat keluarga yang pernah menderita osteoarthritis.
Postur tubuh yang buruk: menyebabkan ketidakseimbangan tekanan pada sendi.
Jika Anda memiliki satu atau lebih faktor ini, risiko terkena penyakit osteoarthritis meningkat.
Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah penyakit osteoarthritis bisa sembuh total? Sayangnya, sampai saat ini belum ada obat yang bisa mengembalikan tulang rawan yang sudah rusak sepenuhnya.
Namun, bukan berarti Anda tidak bisa mengelola kondisi ini. Dengan penanganan yang tepat, gejala seperti nyeri dan kekakuan dapat dikurangi. Selain itu, Anda dapat mempertahankan fungsi sendi dan kualitas hidup yang baik.
Pendekatan pengelolaan meliputi perawatan medis, terapi fisik, dan perubahan gaya hidup yang mendukung.

Mengenali gejala awal sangat penting agar Anda bisa mendapatkan penanganan sejak dini. Gejala penyakit osteoarthritis biasanya berkembang perlahan dan meliputi:
Nyeri sendi saat bergerak atau setelah aktivitas
Kaku pada sendi, terutama pagi hari atau setelah lama diam
Bunyi ‘krek’ saat sendi digerakkan
Pembengkakan atau kemerahan ringan pada sendi
Penurunan kemampuan menggerakkan sendi secara normal
Jika Anda mulai merasakan tanda-tanda ini secara rutin, jangan menunda konsultasi ke dokter.
Untuk mengatasi penyakit osteoarthritis, ada berbagai terapi yang bisa membantu Anda mengurangi keluhan dan menjaga fungsi sendi.
Terapi yang umum diberikan meliputi:
Obat pereda nyeri dan anti-inflamasi untuk mengurangi rasa sakit.
Fisioterapi untuk menguatkan otot di sekitar sendi dan meningkatkan fleksibilitas.
Latihan ringan seperti jalan kaki atau berenang yang tidak membebani sendi.
Injeksi sendi dengan steroid atau hyaluronic acid sebagai pelumas dan pereda nyeri.
Penggunaan alat bantu seperti penyangga atau tongkat untuk mengurangi beban sendi.
Perubahan pola aktivitas untuk menghindari gerakan yang memperparah kondisi.
Dengan rutin menjalani terapi ini, Anda dapat memperlambat perkembangan penyakit dan menjaga kenyamanan bergerak.

Nutrisi juga berperan penting dalam mengelola penyakit osteoarthritis. Beberapa makanan dapat memicu peradangan dan memperburuk keluhan.
Anda sebaiknya menghindari:
Makanan tinggi gula dan pemanis buatan, yang meningkatkan inflamasi.
Makanan gorengan dan berlemak jenuh, seperti fast food dan makanan cepat saji.
Garam berlebihan, yang dapat memperparah pembengkakan.
Daging merah dalam jumlah banyak, yang dapat memicu reaksi inflamasi.
Makanan ultra-proses yang mengandung bahan kimia tambahan.
Sebaliknya, konsumsi makanan kaya antioksidan dan omega-3 seperti ikan salmon, kacang-kacangan, sayur hijau, dan buah segar sangat dianjurkan untuk membantu mengurangi peradangan.
Baca juga: 10 Penyebab Osteoarthritis yang Perlu Anda Ketahui Sejak Dini
Mengetahui kapan harus mencari bantuan medis sangat penting untuk mencegah komplikasi akibat penyakit osteoarthritis.
Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami:
Nyeri sendi yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pembengkakan, kemerahan, dan rasa panas di sendi.
Keterbatasan gerak yang semakin memburuk.
Efek samping dari obat yang Anda konsumsi.
Tidak ada perbaikan setelah menjalani terapi mandiri.
Jika Anda mencari solusi perawatan yang lebih praktis dan nyaman, Homecare Lansia menyediakan layanan panggil dokter ke rumah dan infus sendi.
Dengan layanan ini, Anda atau orang tua dapat menerima penanganan medis profesional langsung di rumah, tanpa perlu repot ke klinik atau rumah sakit. Ini sangat membantu terutama bagi yang memiliki keterbatasan mobilitas atau kesibukan tinggi.
Jangan tunda lagi, segera hubungi Homecare Lansia untuk mendapatkan perawatan sendi terbaik di rumah Anda. Mulailah menjaga kesehatan sendi Anda agar tetap aktif dan produktif!
Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Dimas Widi Anugrah, yang berpengalaman di bidang emergency, pain management, dan geriatri.
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka