Apakah Anda atau orang terdekat sedang menghadapi kondisi medis yang membutuhkan bantuan kateter?
Tidak sedikit orang yang merasa cemas saat mendengar kata “kateter”, padahal dengan penanganan yang tepat, prosedur ini dapat dilakukan secara aman dan nyaman, bahkan di rumah sekalipun.
Dalam artikel ini, kami akan mengulas secara lengkap mengenai prosedur pemasangan kateter, mulai dari persiapan hingga perawatan setelahnya.

Pernahkah Anda merasa kesulitan buang air kecil, padahal kandung kemih terasa penuh? Kondisi ini bisa jadi pertanda tubuh memerlukan bantuan eksternal untuk mengeluarkan urine. Di sinilah fungsi kateter menjadi penting.
Kateter adalah alat bantu medis yang dirancang untuk mengalirkan urine dari kandung kemih secara langsung. Dalam kondisi tertentu seperti pasca operasi, gangguan saraf, atau perawatan lansia, kateter bisa menjadi solusi sementara maupun jangka panjang.
Memahami prosedur pemasangan kateter akan membantu Anda atau keluarga menghadapi proses ini dengan lebih siap dan tenang.
Baca juga: Inilah Jenis-jenis Kateter Beserta Gambarnya, Apa Bedanya?

Kalau Anda mengira semua kateter itu sama, faktanya tidak demikian. Ada beberapa jenis kateter yang disesuaikan dengan kebutuhan medis masing-masing pasien.
Mengetahui jenisnya akan membantu Anda memahami prosedurnya lebih baik.
Beberapa jenis kateter yang umum digunakan meliputi:
Kateter foley: cocok untuk penggunaan jangka panjang dan biasanya digunakan saat pasien dirawat inap.
Kateter intermiten: dipasang hanya saat dibutuhkan, lalu dilepas kembali.
Kateter suprapubik: dipasang langsung ke kandung kemih melalui dinding perut untuk kondisi tertentu.
Setiap jenis akan memengaruhi pendekatan prosedur pemasangan kateter yang dilakukan oleh tenaga medis.

Bingung atau khawatir dengan proses pemasangannya? Tenang, prosedur ini dilakukan secara steril dan profesional. Mengetahui tahapan-tahapannya justru bisa membuat Anda merasa lebih tenang.
Berikut adalah langkah umum dalam prosedur pemasangan kateter:
Persiapan alat dan lingkungan steril agar menghindari risiko infeksi.
Pasien diarahkan ke posisi yang nyaman, biasanya terlentang.
Area genital dibersihkan menggunakan antiseptik.
Kateter dilumasi dan dimasukkan perlahan ke dalam uretra.
Balon pada kateter Foley diisi air untuk memastikan kateter tidak bergeser.
Waktu pemasangan biasanya hanya berlangsung beberapa menit. Anda hanya perlu rileks, dan tenaga medis akan menangani sisanya.
Mungkin Anda bertanya-tanya, “Apakah prosedur ini benar-benar aman?” Wajar jika muncul kekhawatiran. Tapi, dengan penanganan yang tepat, risiko bisa diminimalkan.
Beberapa risiko dari prosedur pemasangan kateter antara lain:
Infeksi saluran kemih
Iritasi atau luka di uretra
Ketidaknyamanan atau nyeri
Penyumbatan pada kateter
Pencegahan bisa dimulai dari hal sederhana seperti menjaga kebersihan, mengganti kantong urine secara teratur, dan tidak menarik kateter sembarangan. Jika Anda rutin melakukan kontrol dan observasi, semua risiko ini bisa ditekan secara signifikan.
Baca juga: Alat dan Bahan Pemasangan Kateter yang Wajib Disiapkan Tenaga Medis
Merawat kateter itu mudah asal tahu caranya. Bahkan jika Anda memilih untuk menjalani perawatan di rumah, bukan berarti perawatannya jadi lebih berisiko.
Berikut beberapa tips praktis yang bisa Anda lakukan:
Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh kateter
Pastikan kantong urine berada lebih rendah dari posisi kandung kemih
Bersihkan area sekitar kateter setiap hari dengan sabun lembut
Hindari memindahkan atau menekuk kateter tanpa panduan medis
Dengan menjaga kebersihan dan posisi yang tepat, kateter akan tetap berfungsi optimal dan minim risiko infeksi.
Prosedur pemasangan kateter di rumah tetap aman asalkan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang terlatih, menggunakan alat steril, dan mengikuti protokol medis. Jadi, Anda tidak perlu stres harus antre di rumah sakit jika kondisinya tidak memungkinkan.
Tidak perlu panik atau bingung ketika Anda atau orang terdekat membutuhkan kateter. Dengan pemahaman yang cukup, Anda bisa melalui prosedur pemasangan kateter dengan lebih siap, tenang, dan aman.
Dan jika kenyamanan adalah prioritas Anda, tak ada salahnya memanfaatkan layanan panggil dokter ke rumah dari Homecare Lansia. Karena kesehatan orang yang Anda sayangi, seharusnya bisa dirawat tanpa harus ribet keluar rumah.
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka
One thought on “Prosedur Pemasangan Kateter yang Aman dan Nyaman di Rumah”