Proses dan SOP Pemasangan Kateter yang Harus Anda Pahami Sebelum Tindakan

Proses dan SOP Pemasangan Kateter yang Harus Anda Pahami Sebelum Tindakan

Memahami SOP pemasangan kateter sangat penting, terutama jika Anda atau orang terdekat sedang menjalani perawatan kesehatan yang memerlukan tindakan ini.

Prosedur ini biasanya dilakukan oleh tenaga medis terlatih, namun memahami langkah-langkahnya dapat membantu Anda lebih tenang dan siap saat proses berlangsung.

Terutama bagi generasi milenial yang sering menjadi pendamping orang tua atau keluarga, memahami SOP pemasangan kateter adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan orang tersayang.

Apa Itu Kateter dan Kapan Dibutuhkan?

Apa Itu Kateter dan Kapan Dibutuhkan?
Apa Itu Kateter dan Kapan Dibutuhkan?

Mungkin Anda pernah mendengar istilah “kateter” saat berada di rumah sakit, tapi tidak benar-benar tahu apa itu dan kapan digunakan. Memahami fungsi dan tujuan penggunaannya adalah langkah awal sebelum mempelajari SOP pemasangan kateter.

Dengan begitu, Anda akan lebih siap jika suatu saat dokter menyarankan tindakan ini, baik untuk diri sendiri maupun orang terdekat.

Kateter urine adalah alat medis berbentuk selang fleksibel yang dimasukkan ke uretra untuk mengalirkan urine. Alat ini biasanya dibutuhkan ketika seseorang tidak mampu buang air kecil secara normal, misalnya karena:

  • Pasca operasi besar

  • Gangguan saraf yang memengaruhi kandung kemih

  • Pembesaran prostat

  • Cedera pada sistem kemih

  • Pemantauan output urine pasien kritis

Dengan memahami kondisi-kondisi tersebut, Anda akan lebih peka kapan tindakan ini perlu dilakukan.

Baca juga: Cara Fiksasi Kateter yang Benar untuk Mencegah Kateter Bergeser atau Terlepas

Persiapan Sebelum Pemasangan Kateter

Persiapan Sebelum Pemasangan Kateter
Persiapan Sebelum Pemasangan Kateter

Bayangkan Anda sedang bersiap menghadiri acara penting, tentu ada banyak hal yang harus dipersiapkan agar semuanya berjalan lancar.

Hal yang sama juga berlaku untuk SOP pemasangan kateter, persiapan yang matang menentukan kelancaran prosedur dan mengurangi risiko komplikasi.

Persiapan yang tepat akan membuat pasien merasa lebih nyaman dan tenaga medis bisa bekerja lebih efisien. Beberapa persiapan yang dilakukan sebelum pemasangan kateter antara lain:

  1. Cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

  2. Gunakan sarung tangan steril.

  3. Siapkan perlengkapan kateterisasi, seperti kateter, pelumas, kasa steril, dan kantong urine.

  4. Pastikan pasien dalam posisi nyaman, biasanya posisi telentang dengan lutut sedikit ditekuk.

  5. Beri penjelasan singkat kepada pasien untuk mengurangi rasa cemas.

Bagi Anda yang menjadi pendamping pasien, membantu menenangkan dan memastikan pasien rileks adalah bagian penting dalam proses ini.

Langkah-langkah SOP Pemasangan Kateter

Langkah-langkah SOP Pemasangan Kateter
Langkah-langkah SOP Pemasangan Kateter

Kalau mendengar kata “prosedur medis”, banyak orang langsung membayangkan sesuatu yang rumit dan menakutkan. Padahal, SOP pemasangan kateter sebenarnya cukup sistematis dan dilakukan dengan langkah-langkah yang jelas.

Mengetahui alurnya dapat membantu Anda mengerti apa yang sedang terjadi, sehingga rasa khawatir bisa berkurang.

Berikut adalah gambaran umum SOP yang dilakukan oleh tenaga medis:

  1. Sterilisasi area pemasangan. Bersihkan area sekitar uretra dengan cairan antiseptik untuk mengurangi risiko infeksi.

  2. Oleskan pelumas steril pada ujung kateter untuk memudahkan proses masuk tanpa menimbulkan iritasi.

  3. Kateter dimasukkan secara perlahan ke dalam uretra hingga urine mulai mengalir ke selang.

  4. Setelah kateter masuk ke kandung kemih, balon kecil di ujungnya diisi cairan steril agar kateter tidak bergeser.

  5. Kantong penampung dipasang dan diletakkan di posisi lebih rendah dari kandung kemih untuk memudahkan aliran urine.

Baca juga: Indikasi Pemasangan Kateter dari Penyebab Hingga Perawatan

Perawatan Setelah Kateter Terpasang

Pemasangan kateter hanyalah langkah awal, tahap berikutnya yang tidak kalah penting adalah perawatan setelahnya. Tidak sedikit orang menganggap begitu kateter terpasang, urusan selesai.

Padahal, bagian dari SOP pemasangan kateter adalah memastikan alat ini tetap bersih, terjaga posisinya, dan bebas dari risiko infeksi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Pastikan kantong urine selalu berada di posisi lebih rendah dari kandung kemih.

  • Jangan menarik atau mendorong kateter secara paksa.

  • Rutin membersihkan area sekitar uretra dengan air bersih.

  • Ganti kantong urine sesuai petunjuk tenaga medis.

  • Segera hubungi tenaga medis jika muncul tanda infeksi seperti demam, urine berbau tajam, atau berwarna keruh.

Memahami SOP pemasangan kateter bukan berarti Anda harus melakukannya sendiri, melainkan agar Anda mengerti prosesnya, tahu perawatan yang tepat, dan bisa memastikan tindakan dilakukan sesuai prosedur medis.

Pengetahuan ini penting bagi Anda yang sering mendampingi keluarga, terutama lansia atau pasien dengan kondisi khusus.

Jika Anda membutuhkan bantuan profesional tanpa harus repot pergi ke rumah sakit, layanan panggil dokter ke rumah dari Homecare Lansia bisa menjadi solusi.

Dengan tenaga medis berpengalaman dan prosedur yang steril, Anda dapat memastikan pemasangan kateter dilakukan dengan aman dan nyaman di rumah.

One thought on “Proses dan SOP Pemasangan Kateter yang Harus Anda Pahami Sebelum Tindakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Home Care Lansia Official

Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka

Promo Jangan tampilkan lagi Saya Ikut
Chat WhatsApp
WhatsApp