Memasang selang makan atau nasogastric tube (NGT) adalah tindakan medis yang umum dilakukan pada pasien yang tidak mampu makan melalui mulut. Meski terlihat sederhana, pemasangan NGT membutuhkan ketelitian tinggi karena kesalahan posisi dapat menimbulkan komplikasi serius.
Salah satu risiko yang paling harus diwaspadai adalah ketika NGT tidak masuk ke lambung seperti seharusnya, tetapi malah masuk ke paru. Untuk itu, penting bagi Anda, khususnya yang merawat pasien di rumah, memahami tanda NGT masuk ke paru sejak dini.
Artikel ini akan membahas secara lengkap apa saja gejalanya, penyebab, cara pencegahan, dan tindakan yang perlu dilakukan jika kondisinya terjadi. Sebagai pembaca, Anda akan mendapatkan penjelasan yang mudah dipahami, tetap informatif, dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: 6 Langkah Cara Memberi Makan Lewat Selang untuk Dukung Pemulihan

NGT adalah selang yang dimasukkan melalui hidung menuju kerongkongan hingga ke dalam lambung. Selang ini berfungsi menyalurkan makanan cair, obat-obatan, atau nutrisi bagi pasien yang tidak bisa makan melalui mulut karena kondisi tertentu seperti stroke, pasca operasi, atau gangguan menelan.
Posisi NGT harus masuk ke lambung, bukan ke saluran napas. Jika selang masuk ke paru, pasien bisa mengalami gangguan pernapasan, infeksi paru berat, aspirasi, hingga henti napas.
Karena itu, tenaga medis selalu memeriksa posisinya menggunakan teknik klinis ataupun bantuan alat seperti X-ray. Untuk perawatan di rumah, Anda harus mengenali sejak awal tanda NGT masuk ke paru agar tindakan koreksi bisa dilakukan secepatnya.

Meski terlihat sederhana, pemasangan selang makan atau NGT bukan sekadar memasukkan selang melalui hidung. Tubuh manusia memiliki dua jalur yang letaknya sangat berdekatan, saluran napas dan saluran pencernaan.
Saat teknik pemasangan kurang tepat, refleks menelan melemah, atau pasien sedang tidak sadar, selang yang seharusnya menuju lambung bisa justru masuk ke paru.
Inilah alasan mengapa pemahaman mengenai penyebabnya begitu penting, terutama jika Anda merawat pasien dengan NGT di rumah. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kesalahan posisi NGT:
Karena itu, mengenali tanda NGT masuk ke paru sangat penting sebelum kondisinya menyebabkan komplikasi.

Ketika selang tidak berada di tempat yang seharusnya, tubuh biasanya memberikan sinyal yang cukup jelas. Namun, tanda-tanda ini sering kali terlihat seperti gejala umum sehingga mudah diabaikan.
Jika Anda merawat pasien dengan selang NGT di rumah, kenali beberapa gejala berikut ini. Ketika satu atau lebih muncul, segera curiga ada tanda NGT masuk ke paru.
Batuk terus-menerus, tersedak, atau napas berbunyi aneh saat cairan masuk melalui selang merupakan tanda NGT masuk ke paru yang paling umum. Batuk terjadi karena cairan masuk ke saluran napas.
Perhatikan pola napas pasien. Sesak, napas pendek, dada naik-turun cepat, atau tampak lelah saat bernapas bisa menandakan iritasi paru akibat cairan atau selang yang masuk ke dalamnya.
Jika pasien memakai alat pengukur saturasi, angka yang menurun tiba-tiba bisa menjadi tanda NGT masuk ke paru.
Kulit yang tampak pucat atau kebiruan, terutama di sekitar bibir atau ujung jari, menunjukkan kurangnya oksigen akibat gangguan napas.
Perubahan suara mendadak, serak ekstrem, atau pasien tampak berusaha bersuara tetapi tidak keluar dengan jelas, sering menjadi tanda NGT masuk ke paru.
Jika selang sudah menyebabkan aspirasi makanan atau cairan ke paru, pasien bisa mengalami demam, batuk berdahak, atau gejala infeksi.
Anda perlu memahami bahwa tanda NGT masuk ke paru bisa muncul langsung saat pemasangan, tetapi juga bisa muncul setelah beberapa jam jika posisi selang bergeser.
Pencegahan selalu menjadi langkah terbaik, terutama saat menyangkut pernapasan dan keselamatan pasien. Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan di rumah.
Beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi risiko tanda NGT masuk ke paru.
Jangan coba-coba memasang sendiri. Perawat atau dokter terlatih memiliki teknik khusus untuk mengarahkan selang ke jalur yang benar.
Sebelum cairan atau nutrisi diberikan melalui NGT, lakukan pemeriksaan sederhana:
Hisap sedikit cairan lambung menggunakan spuit
Cek bunyi di perut jika diauskultasi dengan stetoskop
Amati reaksi pasien
Jika pasien batuk atau tersedak, hentikan segera. Ini adalah cara yang paling penting untuk mencegah tanda NGT masuk ke paru.
Selang NGT harus ditempelkan ke pipi menggunakan plester agar tidak bergeser saat pasien bergerak.
Saat pemberian makan, posisi pasien harus:
Duduk
Kepala menengadah sedikit
Tidak berbaring
Posisi yang salah bisa meningkatkan risiko cairan masuk ke paru.
Jika Anda melihat tanda NGT masuk ke paru, langkah pertama adalah jangan melanjutkan pemberian makan atau cairan. Hentikan segera dan lakukan beberapa hal berikut:
Tenangkan pasien dan pastikan tetap bernapas
Cek posisi NGT, apakah bergeser atau terlepas
Jangan menarik selang secara paksa
Hubungi tenaga medis untuk evaluasi
Jika napas pasien sangat sesak, bibir membiru, atau tampak kehilangan kesadaran, segera cari bantuan darurat.
Komplikasi seperti pneumonia aspirasi, kerusakan paru, hingga gagal napas bisa terjadi jika tanda NGT masuk ke paru diabaikan terlalu lama.
Baca juga: 7 Efek Samping Pemasangan Kateter Terlalu Lama dan Tips Pencegahannya
Tidak semua pasien memiliki risiko yang sama. Pasien lansia, penderita stroke, orang dengan gangguan menelan, atau mereka yang mengalami penurunan kesadaran biasanya lebih rentan.
Beberapa kelompok pasien lebih rentan mengalami tanda NGT masuk ke paru:
Lansia
Pasien stroke
Pasien dengan gangguan menelan
Pasien koma atau tidak sadar
Pasien demensia
Orang dengan refleks batuk lemah
Jika Anda merawat pasien dengan kondisi di atas, perhatian ekstra sangat diperlukan.
Batuk mendadak, sesak napas, napas berbunyi, warna kulit membiru, atau saturasi menurun adalah sinyal bahaya yang tidak boleh diabaikan. Tindakan pertama yang harus Anda lakukan ialah menghentikan pemberian makan dan meminta bantuan tenaga medis.
Jika Anda membutuhkan dukungan profesional untuk perawatan pasien di rumah, Homecare Lansia siap membantu. Layanan ini menyediakan panggil dokter ke rumah, infus nutrisi, infus vitamin, hingga pemasangan sonde secara aman, nyaman, dan dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman.
Jangan tunda, segera hubungi Homecare Lansia untuk memastikan orang tersayang Anda mendapatkan perawatan terbaik tanpa harus keluar rumah!
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka
One thought on “Tanda NGT Masuk ke Paru, Waspadai Risikonya Sebelum Terlambat”