Kalau kamu pernah mendengar istilah kateter, mungkin bayangan pertama yang muncul adalah alat medis yang dipasang di rumah sakit.
Kateter memang sering digunakan untuk membantu pasien dengan kondisi tertentu, baik untuk mengalirkan urine, memberikan obat, maupun memasukkan cairan ke dalam tubuh.
Nah, biar kamu lebih paham, mari kita bahas lebih detail tentang jenis kateter dalam dunia medis dan apa saja fungsinya.

Kateter adalah alat berbentuk selang kecil, lentur, dan steril yang dimasukkan ke dalam tubuh untuk tujuan medis tertentu. Penggunaannya bisa sementara, tetapi pada kondisi tertentu ada juga pasien yang harus memakai kateter dalam jangka waktu lama.
Menariknya, setiap jenis kateter punya fungsi yang berbeda tergantung kebutuhan pasien. Karena itu, penting banget buat kamu tahu jenis kateter dalam dunia medis agar lebih paham jika suatu saat mendengar dokter menyarankan prosedur ini.
Baca juga: Bukan Sekadar Ibadah! Ketahui 7 Manfaat Puasa bagi Kesehatan

Kalau kamu pernah melihat pasien di rumah sakit menggunakan selang kecil yang terhubung ke tubuhnya, itulah kateter. Tapi ternyata, kateter itu tidak hanya satu macam saja.
Ada beberapa jenis kateter dalam dunia medis yang digunakan sesuai kebutuhan pasien. Masing-masing punya fungsi berbeda, mulai dari membantu buang air kecil hingga memasukkan cairan atau obat ke dalam tubuh. Yuk, kenali apa saja jenisnya supaya kamu lebih paham!
Jenis ini paling sering digunakan. Kateter urin membantu mengalirkan urine dari kandung kemih ke kantong khusus di luar tubuh.
Biasanya dipasang pada pasien yang sulit buang air kecil sendiri, misalnya setelah operasi atau karena penyakit tertentu. Dari semua jenis kateter dalam dunia medis, kateter urin bisa dibilang paling populer dan sering ditemui.
Kalau kamu pernah melihat pasien yang mendapatkan infus, itulah salah satu bentuk kateter IV. Jenis ini digunakan untuk memasukkan cairan, obat, atau nutrisi langsung ke dalam pembuluh darah.
Kateter ini sangat penting karena membantu pengobatan berjalan lebih cepat. Tidak heran kalau jenis kateter dalam dunia medis ini hampir selalu ada di ruang rawat inap.
Berbeda dengan kateter IV biasa, kateter sentral dipasang pada pembuluh darah besar, biasanya di dekat jantung. Jenis ini dipakai untuk pasien yang membutuhkan terapi obat jangka panjang, nutrisi parenteral, atau pengambilan darah secara rutin.
Kateter sentral termasuk salah satu jenis kateter dalam dunia medis yang harus dipasang oleh tenaga medis berpengalaman karena risikonya cukup tinggi.
Kamu mungkin pernah mendengar tentang kateter epidural saat membicarakan proses melahirkan dengan bantuan anestesi. Kateter ini dimasukkan ke ruang epidural di tulang belakang untuk memberikan obat bius atau pereda nyeri.
Dari sekian banyak jenis kateter dalam dunia medis, kateter epidural punya peran besar dalam mengurangi rasa sakit pada prosedur tertentu.
Jenis kateter ini biasanya dipasang pada pembuluh arteri, bukan vena. Tujuannya adalah untuk mengukur tekanan darah secara akurat dan mengambil sampel darah berkali-kali.
Kateter arteri termasuk jenis kateter dalam dunia medis yang lebih sering dipakai di ruang ICU untuk pasien dengan kondisi kritis.
Kateter dialisis digunakan pada pasien gagal ginjal yang membutuhkan terapi cuci darah. Dengan kateter ini, darah bisa dialirkan ke mesin dialisis untuk dibersihkan lalu dikembalikan ke tubuh.
Kateter dialisis merupakan salah satu jenis kateter dalam dunia medis yang menyelamatkan nyawa banyak pasien.
Berbeda dengan kateter urin biasa yang dipasang melalui uretra, kateter suprapubik dipasang langsung ke kandung kemih melalui perut bagian bawah. Biasanya dipakai jika jalur uretra tidak bisa digunakan.
Dari semua jenis kateter dalam dunia medis, jenis ini lebih jarang digunakan, tetapi tetap penting dalam kasus tertentu.
Baca juga: Langkah Mudah Pesan Dokter Panggil ke Rumah Jakarta via WhatsApp

Kamu mungkin bertanya-tanya, kapan sih seseorang harus menggunakan kateter? Tidak semua pasien membutuhkan alat ini, hanya pada kondisi tertentu saja dokter akan menyarankan pemasangannya.
Ada banyak situasi medis di mana jenis kateter dalam dunia medis sangat membantu, misalnya setelah operasi, saat pasien kritis, atau ketika tubuh sudah tidak mampu menjalankan fungsi normalnya.
Kateter dipakai dalam berbagai kondisi, misalnya:
Pasien pasca operasi yang belum bisa buang air kecil sendiri.
Pasien yang butuh terapi obat jangka panjang.
Pasien gagal ginjal yang memerlukan dialisis.
Pasien kritis yang butuh pemantauan intensif.
Dengan memahami jenis kateter dalam dunia medis, kamu bisa lebih aware tentang alasan medis di balik pemasangannya. Jadi, kalau suatu saat kamu atau orang terdekat membutuhkannya, tidak lagi merasa asing atau takut.
Kalau kamu atau orang terdekat sedang membutuhkan perawatan dengan kateter, layanan kesehatan di rumah bisa jadi solusi yang lebih nyaman. Homecare Lansia hadir untuk memberikan layanan medis profesional, termasuk panggil dokter ke rumah hingga infus nutrisi yang dilakukan dengan aman.
Yuk, jaga kesehatan dengan cara yang lebih praktis dan tenang bersama Homecare Lansia. Hubungi tim Homecare Lansia sekarang juga untuk konsultasi atau jadwalkan layanan sesuai kebutuhanmu.
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka