Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami banyak perubahan yang memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Salah satunya adalah perubahan pada kulit, organ terbesar yang melindungi tubuh dari luar.
Banyak orang tidak menyadari bahwa penyakit kulit pada lansia bukan hanya membuat tidak nyaman, tetapi juga dapat menurunkan kualitas hidup dan memengaruhi aktivitas harian.
Karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali apa saja yang bisa terjadi pada kulit lansia dan bagaimana cara memberikan perawatan terbaik.
Artikel ini akan menjadi panduan lengkap bagi Anda yang ingin memahami penyebab, jenis gangguan, cara mengenalinya, perawatannya, hingga kapan perlu bantuan tenaga medis.

Kulit orang tua mengalami proses penuaan yang tidak bisa dihindari. Pada usia lanjut, kulit tidak lagi mampu bekerja seefektif saat muda. Itulah sebabnya berbagai penyakit kulit pada lansia muncul lebih mudah dan sering kali membutuhkan perhatian khusus.
Kombinasi faktor inilah yang membuat penyakit kulit lebih mudah muncul dan berkembang jika tidak ditangani dari awal:
Tak hanya faktor eksternal, penyakit penyerta seperti diabetes, gangguan ginjal, atau masalah peredaran darah juga dapat memicu atau memperparah gangguan kulit. Kombinasi dari semua faktor ini membuat lansia membutuhkan perhatian ekstra dalam menjaga kesehatan kulitnya.
Baca juga: Mengapa Insomnia Pada Lansia Terjadi? Ini Penjelasan dan 7 Cara Penanganannya

Tidak semua penyakit kulit pada lansia memiliki gejala yang mirip. Sebagian terlihat jelas, tetapi ada juga yang berkembang perlahan tanpa disadari. Mengetahui jenis-jenisnya akan membantu Anda memberikan penanganan yang lebih tepat.
Setiap kondisi memiliki tanda khas dan tingkat keparahan yang berbeda, sehingga penting untuk mengenalinya sejak dini agar perawatan bisa dilakukan dengan tepat waktu.
Ini adalah kondisi paling umum. Kulit menjadi bersisik, terasa gatal, dan mudah pecah. Kekeringan ekstrem dapat menyebabkan luka yang memicu infeksi.
Dermatitis ditandai dengan ruam kemerahan, iritasi, dan rasa panas pada kulit. Pada lansia, eksim sering memburuk karena kulit sangat sensitif dan kurang terhidrasi.
Jamur mudah berkembang pada area kulit lembap seperti sela-sela jari, lipatan tubuh, atau selangkangan. Kutu air dan panu adalah contoh infeksi yang sering menjadi penyakit kulit pada lansia.
Jika kulit terluka dan tidak dirawat dengan benar, bakteri dapat masuk dan menyebabkan selulitis atau infeksi lain yang membutuhkan penanganan cepat.
Keratosis seboroik dan aktinik adalah dua kondisi yang sering muncul. Yang satu tidak berbahaya, sementara yang lain berpotensi menjadi kanker kulit jika tidak diperiksa oleh dokter.
Rasa gatal berkepanjangan dapat muncul akibat alergi, kekeringan, atau penyakit tertentu. Gatal yang tidak ditangani dapat membuat lansia sulit tidur dan semakin tidak nyaman.
Meski jarang dibicarakan, kanker kulit merupakan salah satu bentuk penyakit kulit pada lansia yang sangat serius. Perubahan pada tahi lalat atau luka yang tidak sembuh adalah tanda awal yang harus diwaspadai.
Pengenalan dini bisa dimulai dari kebiasaan sederhana, rutin memeriksa kondisi kulit orang tua. Perubahan kecil kadang menjadi tanda masalah kulit yang lebih serius, sehingga jangan diabaikan.
Mengenali gejalanya sejak awal adalah langkah penting agar Anda bisa memberikan bantuan tepat waktu. Tanda-tanda penyakit kulit pada lansia biasanya meliputi:
Kulit tampak sangat kering atau mengelupas
Muncul ruam yang tidak hilang-hilang
Gatal yang mengganggu aktivitas
Luka kecil yang tidak sembuh dalam waktu lama
Bercak baru yang tampak mencurigakan
Kemerahan yang disertai pembengkakan atau panas
Jika lansia menunjukkan beberapa tanda di atas, jangan anggap remeh. Semakin cepat Anda memperhatikan gejalanya, semakin mudah mencari perawatan yang tepat.

Perawatan rumahan bisa membantu mengurangi keluhan sekaligus mencegah kondisi semakin parah. Perawatan rumahan sangat efektif untuk meringankan keluhan dan mencegah kondisi semakin parah.
Anda tidak perlu langkah rumit, cukup lakukan hal-hal berikut secara konsisten:
Meskipun banyak kondisi dapat dirawat di rumah, ada beberapa situasi yang membutuhkan bantuan profesional. Apalagi jika disertai demam atau rasa sakit yang cukup hebat, itu pertanda tubuh sedang berjuang melawan sesuatu yang serius.
Segera hubungi tenaga medis jika:
Luka semakin membesar atau tidak sembuh
Gatal tidak membaik meski sudah dirawat
Ada tanda-tanda infeksi seperti nanah atau demam
Bercak kulit berubah bentuk atau warna
Kondisi kulit memburuk dalam waktu singkat
Penanganan dini sangat penting untuk mencegah perkembangan penyakit kulit pada lansia menjadi lebih serius.
Baca juga: 7 Rekomendasi Makanan untuk Lansia yang Sedang Sakit, Dukung Pemulihan
Sebenarnya, menjaga kulit lansia agar tetap sehat nggak perlu ribet. Kuncinya ada di kebiasaan sehari-hari. Apalagi, mencegah selalu lebih baik.
Beberapa langkah mudah yang dapat Anda terapkan setiap hari adalah:
Mengoleskan pelembap secara rutin
Menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan
Mengurangi paparan matahari langsung
Menggunakan sunscreen ketika beraktivitas di luar
Menjaga asupan cairan
Memakai pakaian yang nyaman dan tidak panas
Jika dilakukan secara konsisten, risiko munculnya penyakit kulit pada lansia dapat berkurang secara signifikan. Merawat kulit lansia bukan hanya soal menjaga penampilan, tetapi juga menjaga kesehatan dan kenyamanan mereka setiap hari.
Dengan memahami penyebab, mengenali gejala, dan menerapkan perawatan yang tepat, Anda dapat membantu mencegah dan mengatasi berbagai penyakit kulit pada lansia dengan lebih efektif.
Jika Anda membutuhkan bantuan profesional untuk menangani penyakit kulit pada lansia, Homecare Lansia siap membantu melalui layanan panggil dokter ke rumah, infus nutrisi, suntik pelumas sendi, hingga pemasangan sonde.
Jangan tunda perawatan yang dibutuhkan orang tua Anda. Hubungi Homecare Lansia sekarang juga dan berikan perawatan terbaik yang mereka layak dapatkan, langsung dari kenyamanan rumah Anda.
Tim kami yang terlatih memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi lansia dan keluarga mereka